SuaraLampung.id - Sebanyak 40 laporan jalan rusak di Provinsi Lampung masuk ke Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung selama Triwulan III 2023.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf mengatakan, laporan yang masuk ke Ombudsman pada Triwulan III 2023 sebanyak 64 laporan.
Dari 64 laporan yang masuk periode Juli-September 2023 ini, kata Nur Rakhman Yusuf, didominasi laporan jalan rusak sebanyak 40 laporan.
Banyaknya laporan jalan rusak ini yang masuk ke Ombudsman ini diduga karena efek viralnya TikTokers Bima yang mengkritik jalan rusak di Lampung.
"Mungkin hal ini mendorong masyarakat untuk berani dan percaya diri melapor ke Ombudsman," kata Nur Rakhman Yusuf.
Nur Rakhman menduga sebelum kemunculan TikTokers Bima, masyarakat hanya bisa mengeluh karena bingung harus melapor ke mana.
Ketika Bima muncul dan viral, kata dia, ini membuat masyarakat lebih percaya diri dan berani untuk melaporkan kondisi jalan rusak di sekitar mereka.
"Tentunya, ke depan kami harap akan semakin banyak masyarakat yang mengenal Ombudsman sehingga semakin banyak pula yang membantu mengawasi pelayanan publik di Provinsi Lampung," kata dia.
Namun begitu, lanjut dia, keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan yang menjadi tonggak mobilitas masyarakat di Provinsi Lampung telah selesai dan ditutup.
Baca Juga: Profil Abdul Moeloek, Sosok Dokter Pejuang di Era Perang Kemerdekaan
"Laporan untuk keluhan ke Ombudsman sudah kami tutup, dari 64 laporan yang masuk ke kami yang sudah selesai sebanyak 48 laporan termasuk 40 laporan jalan rusak," kata dia.
“Dari 64 laporan, jumlah laporan yang selesai dan ditutup sebanyak 48 laporan, termasuk 40 laporan jalan rusak di Lampung,” kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Profil Abdul Moeloek, Sosok Dokter Pejuang di Era Perang Kemerdekaan
-
Sejarah Tanjungkarang, Berawal dari Tempat Singgah Pedagang di Daerah Simpur
-
Kisah Kehebatan Radin Imba Kusuma yang Membuat Belanda Kocar Kacir
-
Cek Gudang Logistik Pemilu 2024, Kapolres Lampung Selatan Soroti Hal Ini
-
Lahan di Desa Gunung Terang Kebakaran, Personel Gabungan Kesulitan Memadamkan Api
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas