SuaraLampung.id - Telukbetung adalah nama daerah di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Setidaknya ada empat kecamatan yang namanya diawali Telukbetung.
Yaitu Telukbetung Barat, Telukbetung Timur, Telukbetung Selatan dan Telukbetung Utara. Lalu seperti apa sejarah terbentuknya Telukbetung?
Dikutip dari Buku "Sejarah Sosial Daerah Lampung Kotamadya Bandar Lampung" terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1984, penulisan sejarah pertumbuhan Telukbetung dimulai sejak tahun 1600-an.
Pada tanggal 17 Juni 1682, seorang utusan Kesultanan Banten bernama Pangeran Aria Dipati Ningrat memberikan keterangan resmi kepada residen Banten dari pemerintahan Belanda William Caaf mengenai Telukbetung.
Baca Juga: Motor Terbakar di SPBU Antasari, Diduga karena Korsleting
"Teloek- betong ditepi laut Teluk Lampung adalah daerah kuasa Banten dan yang ditunjuk sebagai dipati di sana adalah Temenggung Nata Negara, yang memerintah sebanyak 3000 orang penduduk (rakyat)," begitu keterangan dari Pangeran Aria mengenai Telukbetung.
Keterangan tersebut dilaporkan pula oleh Residen William Caaf kepada atasannya Gubernur Jenderal VOC Cornelis Speelman di Batavia.
Sebelumnya, nama Telukbetung biasa disebut dengan kota Suti- Karang. Tetapi kemudian lebih lazim dengan nama Teluk karena memang terletak di daerah yang banyak teluknya.
Seorang Koopman bernama Herbertus de Jager menyebutnya dengan "TELLOC" dan Willem Caaf telah menamakannya "TELOEK BETOENG".
Selain terletak di daerah yang banyak teluknya, kota ini juga berada di kaki bukit Betung. Di puncak Bukit Betung tersebut dulunya terdapat pula sebuah danau kecil yang dikelilingi oleh Betung (sejenis bambu yang lebih keras dan lebih besar) lagi pula dengan lebatnya memagari danau tersebut.
Baca Juga: Petugas Lapas Narkotika Bandar Lampung Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
Mengenai cakal bakal Kota Teluk ini, pemuka masyarakat tokoh adat budaya/sejarah Lampung berpendapat kota ini telah mulai terwujud/terbentuk semenjak abad yang ke-15.
Berita Terkait
-
Geram Komisi III DPR RI, Polisi Tangguhkan Guru Cabul di Bandar Lampung dengan Jaminan Sertifikat Tanah
-
Sudiono House, Kafe Homey di Bandar Lampung Serasa Rumah Sendiri
-
Karier dan Pendidikan Putri Maya Rumanti, Modal Kuasa Hukum Vina Maju Pilkada 2024 Bandar Lampung
-
Daja Heritage, Kafe ala Eropa di Bandar Lampung Cocok untuk Fine Dining
-
Mengenal La Passion, Kafe Unik Khusus Perempuan Pertama di Bandar Lampung
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
Kronologi Begal Motor di Lampung Tengah: Korban Kehabisan Bensin, Dibuntuti, Ditodong
-
Ini Titik Rekayasa Lalu Lintas dari Bandar Lampung Menuju Pantai di Pesawaran
-
Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat! Strategi Delay System Disiapkan di Pelabuhan Bakauheni
-
Rayakan Idul Fitri dengan Tinju dan Tendangan, Pria Ini Aniaya Pacar di Lampung Tengah
-
Waspada! Buaya Muncul di Pantai Lampung Selatan Saat Libur Lebaran