SuaraLampung.id - Gitaris Kangen Band Dodhy Hardiyanto alias Dodhy Kangen Band diancam seorang pria saat menolong korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Imam Bonjol, Bandar Lampung, Sabtu (21/10/2023) petang.
Video Dodhy Kangen Band diancam seorang pria viral di media sosial. Mendapat perlakuan tidak menyenangkan, Dodhy memutuskan melaporkan kejadian ini ke Polresta Bandar Lampung.
Berikut sejumlah fakta mengenai Dodhy Kangen Band yang diancam seorang pria.
1. Berawal Tolong Korban Kecelakaan
Peristiwa pengancaman yang dialami Dodhy Kangen Band bermula dari adanya kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Imam Bonjol, Bandar Lampung, Sabtu (21/10/2023) petang.
Saat itu Dodhy bersama sang istri sedang mengendarai mobil. Lalu tiba-tiba ada seorang pengendara sepeda motor yang terjatuh. Dodhy mengaku orang itu terjatuh bukan karena tabrakan dengan mobilnya.
Walau bukan sebagai pihak yang menabrak, Dodhy menghentikan mobilnya. Ia lalu menghampiri korban kecelakaan lalu lintas itu hendak menolongnya.
2. Didatangi Pria tak Dikenal
Saat Dodhy Kangen Band hendak menolong korban kecelakaan itu, tiba-tiba datang seorang pria tak dikenal menghampirinya. Pria itu langsung memaki-maki gitaris Kangen Band tersebut.
Baca Juga: Butuh Satu Minggu bagi Damkar Padamkan Kebakaran di TPA Bakung
Dari video yang beredar, terlihat Dodhy menghubungi temannya meminta bantuan. Pria berambut gondrong itu lalu membentak Dodhy.
"Ga usah, suruh temen lu dateng ke sini," bentak pria itu ke Dodhy.
Sambil menantang, pria itu mengaku tak takut jika ada aparat TNI atau Polri yang datang ke tempat itu.
"Terserah siapa yang mau datang, mau TNI yang datang siapapun, institusi ga gua takut," kata pria itu sambil dipegang orang sekitar.
3. Kronologi Versi Dodhy
Dodhy Kangen Band menceritakan kronologi terjadinya peristiwa pengancaman itu. Dodhy mengatakan awalnya ada orang terjatuh dari motor. Walau bukan dirinya yang menabrak, Dodhy mengaku empati dan berupaya menolong orang tersebut.
Berita Terkait
-
Butuh Satu Minggu bagi Damkar Padamkan Kebakaran di TPA Bakung
-
Ditabrak Truk dari Belakang di Depan Putaran SMAN 5 Bandar Lampung, Wanita Ini Meninggal
-
Bisnis Perhotelan Bangkit Setelah Pandemi, PAD Pajak Hotel di Bandar Lampung Terkerek
-
Kebakaran Hebat TPA Bakung, Pemkot Bandar Lampung Terjunkan Nakes Cek Kesehatan Warga
-
Jual Tembakau Sintetis via Instagram, Mahasiswa di Bandar Lampung Diciduk Polisi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas