SuaraLampung.id - Perayaan Hari Raya Idul Fitri di Pekon Banjar Negeri, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, Sabtu (22/4/2023) malam digegerkan penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan.
Saat ditemukan di tumpukan kayu belakang rumah warga, kondisi jenazah bayi masih menempel tali plasenta.
Kapolsek Talang Padang Iptu Bambang Sugiono mengatakan, mayat bayi tersebut ditemukan Suwanti (62), di atas tumpukan kayu belakang rumahnya.
Suwanti saat itu hendak ke kamar mandi di belakang luar rumah ingin mengambil air wudu untuk melaksanakan ibadah salat Isa. Saat itu, dia mencium bau busuk dari bungkusan yang berada tempat menaruh kayu bakar di belakang rumahnya.
Namun karena takut hendak membuka bungkusan plastik tersebut, dia kemudian memberitahukan kepada cucunya Hariyadi (33).
Lalu keduanya kembali ke tempat asal bau busuk. Awalnya mengira bahwa bau busuk dalam kantung plastik itu adalah kotoran hewan, dan hendak dibuang tetapi terlebih dahulu dibuka oleh saksi.
"Keduanya sangat kaget, setelah terbuka, bungkusan kantung plastik warna hitam tersebut berisikan mayat bayi berjenis kelamin perempuan. Sehingga mereka melaporkan kepada kadus setempat untuk meneruskan informasi ke Polsek Talang Padang," jelas Kapolsek dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Polisi terus melakukan penyelidikan guna mengetahui pelaku dan motif atas penemuan mayat bayi tersebut.
"Kami terus melakukan penyelidikan bersama Polres Tanggamus guna mengungkap kasus pembuangan bayi tersebut," tutupnya.
Baca Juga: Balita 2 Tahun Meninggal Terseret Arus Saluran Irigasi di Semaka Tanggamus
Sementara itu, menurut Suwanti saat sore hari mengambil kayu bakar, bungkusan tersebut belum ada.
"Waktu sore enggak ada, pas malam itu baru ada bau dan plastik tersebut," ucapnya.
Menurut Bidan Nurjanah, diperkirakan bayi tersebut dilahirkan sejak dua hari lalu sebelum ditemukan.
"Melihat kondisinya, diduga bayi tersebut dilahirkan sejak dua hari lalu," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Balita 2 Tahun Meninggal Terseret Arus Saluran Irigasi di Semaka Tanggamus
-
Viral Penemuan Mayat Bayi Laki-laki Dalam Kardus, Dibungkus Kafan Sudah Dirubung Lalat
-
Tak Bisa Berenang, Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Way Manak Tanggamus
-
Bejat! Ayah Tiri Cabuli Anak di Sore Hari saat Puasa Ramadan
-
Polisi Selidiki Kasus Penemuan Mayat Bayi yang Sempat Digondol Anjing di Kapuas Hulu
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Holding Ultra Mikro BRI Makin Makin Komitmen Berpihak pada Ekonomi Kerakyatan
-
Rekomendasi Water Purifier Philips Untuk Mendapatkan Air Minum Sehat di Rumah
-
BRI Pionir Standar Kualitas Software, Resmi Bersertifikat ISO/IEC 25000
-
Lidah Api Mengamuk di Tol Lampung: Detik-Detik Truk Towing dan Muatannya Hangus Terpanggang
-
Bisnis Gelap di Bak Pikap: Dua Pria Asal Lamteng Terciduk Edarkan BBM Oplosan ke Pom Mini di Metro