SuaraLampung.id - Sudah puluhan tahun sejak 1980, gedung SDN 1 yang ada di Desa Braja Dewa, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur belum pernah tersentuh pembangunan.
Alhasil para siswa SDN 1 Braja Dewa harus belajar di dalam kelas yang kondisinya memprihatinkan. Tembok sudah retak dari bawah hingga ke atas.
Menurut Kepala Sekolah SDN1 Braja Dewa, Paimin, kondisi tembok yang retak rawan roboh jika diterpa angin kencang. Selain itu, atap sudah mulai lapuk.
Beberapa plafon rontok dimakan usia sehingga saat hujan air masuk k edalam ruang kelas. Ventilasi udara di setiap ruang hanya berdinding kayu bekas yang dipaku ala kadarnya.
"Kami sering takut jika pada jam belajar tiba-tiba hujan lebat, atap sekolahan bocor tentu belajar tidak nyaman, jika angin kencang kami khawatir dinding roboh dan sebagainya, khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tentu kami yang akan disalahkan oleh wali murid," kata Paimin.
Kata Paimin sekolahan tersebut tidak memiliki ruang guru dan tidak memiliki gedung perpustakaan.
Kepala Desa Braja Dewa, Basuki, membenarkan kondisi sekolah SDN1 Braja Dewa sudah puluhan tahun belum tersentuh perbaikan hingga kondisinya benar-benar memprihatinkan.
Basuki mengaku ketika rapat musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan sering diusulkan agar sekolahan tersebut di rehab namun tidak pernah terealisasi.
"Kami sudah sering mengusulkan saat Musrenbang tapi tidak pernah direspons. Jika mau kami bangun dengan menggunakan Dana Desa tidak bisa," kata Basuki.
Baca Juga: Heboh Penemuan Mobil Brio Merah Penuh Bekas Tembakan, Diduga Milik ASN Protokol Pemkab Lampung Timur
Kontributor : Agus Susanto
Berita Terkait
-
Heboh Penemuan Mobil Brio Merah Penuh Bekas Tembakan, Diduga Milik ASN Protokol Pemkab Lampung Timur
-
Apes! Mau Tangkap Pelaku Pengroyokan, Anggota Polres Lampung Timur Dikroyok Massa: Wajah Sampai Kepala Lebam
-
Ditreskrimsus Geledah Kantor BPN Lampung Timur Terkait Korupsi Bendungan Margatiga
-
Barang Elektronik Rusak Tersambar Petir, Warga Sinar Banten Minta Ganti Rugi ke Pemilik Tower
-
Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo Bantah Titip Anak Bisa Kuliah di Unila
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun