SuaraLampung.id - Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung mencari keberadaan dua nelayan asal Pesisir Barat yang hilang saat melaut.
Kepala Kantor Basarnas Provinsi Lampung Deden Ridwansah mengatakan pihaknya menerjunkan sebanyak satu tim rescue pos SAR Tanggamus untuk menuju lokasi.
"Kemarin tim rescue pos SAR Tanggamus sudah ke lokasi dan bergabung dengan SAR gabungan untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan," katanya.
Menurut dia, tim tiba di lokasi kejadian pada Jumat (27/1/2023) pukul 03.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian. Dan pencarian dilanjutkan pada Sabtu (28/1/2023) pukul 07.00 WIB.
"Pencarian pada hari Jumat hingga pukul 17.00 WIB masih belum membuahkan hasil, dan akan dilanjutkan kembali hari ini karena cuaca kemarin tidak mendukung," ucapnya.
Dia menjelaskan tim SAR gabungan itu terbagi menjadi dua tim yakni tim pertama menggunakan jukung dengan double stabilizer dan melakukan pencarian dari Labuhan Jukung ke lokasi kejadian sejauh 15 nautical mile, sedangkan tim kedua melakukan penyisiran melalui jalan darat dari Dermaga Kuala Stabas sepanjang 4 kilometer.
Diketahui kronologis peristiwa berawal saat Kamis (26/1/2023) pada pukul 03.30 WIB nelayan atas nama Ujang Sasmita dan Holis berangkat melaut untuk mencari ikan melalui Dermaga Kuala Stabas, Krui Kabupaten Pesisir Barat menggunakan perahu dengan mesin 15 PK.
Kedua nelayan belum kembali hingga pukul 22.00 WIB, padahal biasanya perkiraan kembali ke daratan pada pukul 15.00 WIB, sehingga para penanggung jawab kapal melaporkan hilangnya kedua nelayan kepada pihak berwajib untuk dilakukan pencarian. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tak Bisa Turun Lantaran Ada yang Terkilir dan Hipotermia, Sembilan Pendaki Dievakuasi dari Gunung Gede-Pangrango
-
Bantu Nelayan di Musim Paceklik, Komunitas Nelayan Berikan Bantuan Bahan Bakar
-
Subhanallah! Viral Buaya Antarkan Jasad Anak yang Tewas dengan Utuh di Sungai Mahakam, Tim SAR Beri Kesaksian
-
Ada yang Tak Ingin Koalisi Perubahan Terwujud, AHY: Kami Terus Ikhtiar sambil Rendah Hati
-
Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Berhasil Selamatkan 19 Penumpang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu