SuaraLampung.id - Kakak beradik yang sering melakukan aksi jambret di Kotabumi ditangkap aparat Tekab 308 Presisi Polres Lampung Utara.
Kakak beradik inisial J alias W (44) dan HE alias EM (32) tercatat sudah tiga kali menjambret di wilayah Kotabumi, Lampung Utara.
Salah satu korbannya adalah ibu rumah tangga bernama Darmiana (54) yang dijambret pada Senin (10/10/2022) lalu.
Keduanya menggasak tas yang berisikan buku tabungan Bank BRI berikut ATM, satu buku tabungan Bank Lampung berikut ATM, satu unit HP merk Nokia warna orange dan uang tunai sejumlah Rp1,7 juta.
Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail mengatakan, dua tersangka sudah tiga kali menjambret yaitu pada 10, 12 dan 20 Oktober 2002.
"Pernah juga melakukan aksinya di 2010, 2011, 2013, kemudian tahun 2018 pernah tersangkut dalam kasus narkoba," ujar Kurniawan Ismail dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mengincar korban dalam kondisi lemah sehingga memudahkan mereka untuk merampas tas tanpa ada perlawanan dari korban.
Kurniawan meminta kepada masyarakat tetap waspada karena ada potensi gangguan kamtibmas meningkat seiring mulai meredanya COVID-19.
Warga juga diminta untuk tetap berperan aktif menciptakan sistem keamanan yang baik. Baik itu untuk keamanan pribadi maupun lingkungan.
Baca Juga: Todongkan Pisau saat Jambret Mahasiswi di Nusa Dua, Dua Pria Ini Ditembak
"Tidak cukup kalau hanya dari pihak kepolisian saja diperlukan peran aktif masyarakat," tambah AKBP Kurniawan Ismail.
Berita Terkait
-
Todongkan Pisau saat Jambret Mahasiswi di Nusa Dua, Dua Pria Ini Ditembak
-
Tipu Tetangga Sendiri, Modus Pasutri di Lampung Utara Janjikan Kerja di Luar Negeri
-
Tahanan Polres Lampung Utara Tewas Setelah Kejang-kejang, Diduga Akibat Menelan 2 Gram Sabu
-
Pelaku Jambret yang Incar Mahasiswi Ditangkap
-
Perempuan Paruh Baya di Bantul Dijambret, Uang Rp80 Juta Raib
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah