SuaraLampung.id - Seorang pria tanpa identitas tertemper Kereta Api Batubara Rangkaian Panjang (Babaranjang) di Gang Kaca Piring, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Rabu (19/10/2022) pagi.
Akibat tertemper babaranjang yang melintas, pria tersebut tewas. Tukiyem, warga sekitar, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 08.00 Wib.
Menurut Tukiyem, korban sempat membeli nasi uduk di warungnya sebelum tertemper babaranjang.
"Itu Abis makan nasi uduk dia itu, dia beli rokok juga, saya sempet tanya mau kemana, tapi dia bilang mau jalan-jalan aja. Akhirnya dia bayar nasi uduk itu Rp12ribu terus Saya tinggal masuk, dia pamit bilang terimakasih. Saya lagi didalem warung tau nya udah ada kejadian itu," jelasnya dikutip dari Saibumi.com---jaringan Suara.com.
Tukiyem memperkirakan usia korban berkisar umur 40 tahunan, dengan perawakan tinggi, dan berkulit putih. Namun, dirinya tidak mengetahui korban berasal dari mana.
"Saya juga enggak ada yang kenal, tetangga juga enggak kenal. Cowok putih umurnya sekitar 40 an tahun," tuturnya.
Disinggung apakah ada identitas korban yang ditemukan. Menurutnya tidak ditemukan identitas pada diri korban.
"Enggak ada identitas, korban juga tadi udah dibawa ke Rumah Sakit Abdul Moeloek," ujarnya.
Sementara itu, warga lain bernama Anwar berusia 28 tahun menyampaikan, korban sempat berjalan dipinggir rel kereta api.
Baca Juga: Viral Pria Jual Konten Perut Hamil di OnlyFans, Seminggu Bisa Raup Rp1,7 Juta
"Dia jalan tadi saya lihat, saya pikir mungkin jalan aja. Terus saya duduk lagi. Taunya ada kejadian," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Pria Jual Konten Perut Hamil di OnlyFans, Seminggu Bisa Raup Rp1,7 Juta
-
Jasad Pria yang Kepalanya Terbungkus di Cianjur Tinggal Lama di Bandung
-
Jasad Pria yang Kepalanya Terbungkus Karung di Cianjur Korban Pembunuhan
-
Guru SMA Global Madani Dilaporkan Menganiaya Murid, Yayasan: Dia Sosok Lemah Lembut
-
Viral Warganet Lapor ke KAI Kereta Api di Malang Jalan Mundur, Kok Bisa Ya?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Kakek 88 Tahun Tewas di Sumur, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana
-
Pemuda Ditemukan Meninggal di Register 30 Ulubelu, Evakuasi Terkendala Medan Ekstrem
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Salat Isya
-
Orang Tua Protes Menu MBG Tak Lengkap, SPPG Iringmulyo Janji Lengkapi Esok Hari
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan