SuaraLampung.id - Penyelidikan dugaan penyelewengan anggaran Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menjadi perhatian Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus.
Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus mengatakan, penyelidikan kasus dugaan penyelewengan anggaran Dinas Kesehatan Provinsi Lampung masih berjalan.
"Iya pastinya itu kami atensikan. Namun untuk prosesnya, saat ini masih lidik terus berjalan, saksi juga masih terus diperiksa," kata Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus saat ditemui Lampungpro.co--jaringan Suara.com di Jalan Bypass Soekarno Hatta, Hajimena, Lampung Selatan, Rabu (10/8/2022).
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Arie Rachman Nafarin menjelaskan, dalam perkara terendah, pihaknya sudah memeriksa 22 orang.
Ada kemungkinan, jumlah orang yang diperiksa bakal bertambah lagi.
"Sudah 22 orang diperiksa, termasuk Reihana di dalamnya. Nanti ada lagi yang kami panggil, setelah kami memeriksa dan penelitian dokumen pendukung kelengkapan lainnya," jelas Kombes Arie Rachman Nafarin.
Sebelumnya, setelah lima jam diperiksa Tim Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditres Krimsus) Polda Lampung, Senin (25/7/2022), Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana memilih bungkam ke awak media.
Saat dilontarkan sejumlah pertanyaan awak media, Reihana hanya menegur minta jalan untuk lewat keluar dari Polda Lampung.
Baca Juga: 9 Tersangka Persekusi Gereja GPI Tulang Bawang Dilepas dari Jerat Hukum
Tag
Berita Terkait
-
9 Tersangka Persekusi Gereja GPI Tulang Bawang Dilepas dari Jerat Hukum
-
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Pasutri Mencuri Tas dan Baju di Butik Sikus Natar
-
Dua Selebgram Jadi Tersangka Judi Online, 25 Admin Marketing Ikut Diringkus Polisi
-
Ini Penjelasan Polda Lampung Terkait Pemeriksaan Kadis Kesehatan Reihana
-
Ini Besaran Bayaran 2 YouTuber yang Promosikan Judi Slot Online, Bisa Capai Ratusan Juta Rupiah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mimpi Buruk di Balik Pintu Kos: Siasat Licik Teman Medsos Kuras Harta Mahasiswi di Bandar Lampung
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam
-
Jejak Geng Kelelawar Ulu Belu: 30 Kali Bobol Toko Hingga Kotak Amal, 4 Tersangka Diringkus