SuaraLampung.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung mengungkapkan jika rekapitulasi data pemilih periode Juli 2022 mencapai 5.865.435 pemilih atau 5,8 juta pemilih. Para pemilih tersebut, tersebar di 15 kabupaten/kota di Lampung.
Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Lampung, Agus Riyanto mengatakan jumlah pemilih terdiri atas 2.99 juta pemilih laki-laki dan mencapai 2.870.776 pemilih perempuan.
"Ada pun data daftar pemilih berkelanjutan (DPB) periode Januari - Juni 2022 , berjumlah 5.873.741 pemilih. Itu terdiri dari 15 KPU kabupaten/kota, 229 kecamatan, dan 2.640 desa/kelurahan, dengan jumlah 19.727 tempat pemungutan suara (TPS)," kata Agus Riyanto dalam keterangannya, Selasa (9/8/2022).
Adapun perincian data berhasil dimutakhirkan pada Juli 2022, terjadi penambahan pemilih baru sebanyak 8.108 pemilih dengan pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS) mencapai 16.414 pemilih.
"Itu terdiri dari pemilih meninggal dunia 406 pemilih, penghapusan data ganda 11.381 pemilih, dan pindah keluar 4.401 pemilih. Kemudian tidak dikenal 198 pemilih, TNI tujuh pemilih, Polri 20 pemilih, dan bukan penduduk satu pemilih," ujar Agus Riyanto.
Kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, dilakukan KPU kabupaten/kota secara terus menerus setiap bulannya. Hal itu dilakukan, untuk memelihara dan memperbarui data pemilih, agar lebih akurat, mutakhir, dan berkualitas.
Dengan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan, maka memudahkan proses pemutakhiran data pemilih pada saat tahapan pemilihan.
Melansir lampungpro.co-jaringan Suara.com, berdasarkan Surat Edaran KPU RI Nomor 613 tahun 2022, pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) berakhir pada September 2022, sebulan menjelang penerimaan DP4 di Oktober 2022, diserahkan Kementerian Dalam Negeri kepada KPU RI.
Baca Juga: Emosi Mendapati Video Porno Istri Bersama Pria Lain, Suami di Lampung Lapor Polisi
Berita Terkait
-
Emosi Mendapati Video Porno Istri Bersama Pria Lain, Suami di Lampung Lapor Polisi
-
BUMN dan Maspro Sumbagsel Dukung Lampung Jadi Lumbung Pangan Nasional
-
Cemburu Istrinya Didekati, Suami di Lampung Aniaya Pengusaha Kafe
-
9 Pelajar Ditangkap Polisi Gegara Iseng Lempar Batu ke Bus Damri di Tol Lampung
-
Soal Ceceran Minyak PHE OSES di Pesisir Lampung Timur, Begini Kata SKK Migas
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung