Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Iriana Jokowi meninjau kondisi kompleks Apartemen Lipky di Kota Irpin, Ukraina, Rabu (29/6/2022). Ada perbedaan antara kunjunga Jokowi dan Suharto ke negara perang. [Laily Rachev-Biro Pers Sekretariat Presiden]
Menurut Connie, ketika Presiden Suharto berkunjung ke Bosnia, posisi NATO sudah jelas ikut intervensi penuh dalam perang tersebut.
"Kemudian PBB sikapnya jelas kepada Pak Harto tanda tangan kontrak mati jadi PBB tidak bisa menjamin kalau Pak Harto terjadi apa-apa. Tapi jelas aktor-aktornya itu terukur. Kemudian lawannya yang dikhawatirkan sniper," paparnya.
"Tapi kalau sekarang ini (kunjungan Jokowi ke Ukraina) pertama posisi NATO dia artikel empat setengah. Kedua yang dilawan artileri berat kemudian semua serangan udara dan lain-lain yang bersifat dari udara. Itu bisa sengaja dan tidak disengaja. Karena dalam keadaan seperti ini chaos bisa terjadi. Di Ukraina terlalu banyak aktor," urai Connie.
Berita Terkait
-
Jokowi ke Moskow Naik Pesawat untuk Bertemu Presiden Putin
-
Viral Lagi Sosok Laki-laki Mirip Presiden Jokowi, Kali Ini Kegep Asyik Makan Mi Ayam
-
Jokowi Bertemu Presiden Ukraina dan Rusia, Pengamat: Posisi Politik Indonesia Bebas Aktif
-
Jokowi Lanjutkan Misi Perdamaian ke Moskow dengan Naik Garuda Indonesia
-
Lanjutkan Misi Perdamaian, Jokowi Kini 'Terbang' ke Rusia untuk Temui Putin
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus