SuaraLampung.id - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman selama ini dianggap sejumlah kalangan Islam sebagai jenderal yang memusuhi Islam.
Tudingan ini muncul ketika Jenderal Dudung menjabat sebagai Pangdam Jaya terlibat perseteruan dengan kelompok Front Pembela Islam (FPI) dan Habib Rizieq Shihab.
Nyatanya kini salah satu petinggi partai Islam Mardani Ali Sera, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), memuji Jenderal Dudung dalam memperjuangkan kepentingan umat Islam.
“KSAD (Dudung Abdurachman) harus terus menjadi yang terdepan menjaga dan memperjuangkan kepentingan umat Islam,” ujar Mardani dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (5/6/2022).
Mardani menyampaikan hal tersebut ketika menanggapi pertanyaan perihal Jenderal Dudung yang membangun masjid di Kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
“Bagus bangun masjid. Pastikan saja masjidnya hidup. Banyak jamaahnya dan rutin pengajiannya,” tutur Mardani.
Selain itu, Mardani juga mengapresiasi langkah Jenderal Dudung yang menggelar MTQ Nasional. Apa yang dilakukan Jenderal Dudung itu, tutur Mardani melanjutkan, bertujuan agar keimanan dan ketakwaan para prajurit TNI dan masyarakat kian meningkat.
Tak sampai di situ, Mardani juga memberikan pujian kepada Dudung karena pernah berkunjung ke Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang, Jawa Timur, dan ke Yayasan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Pasuruan, Jawa Timur.
“Apresiasi kunjungan KSAD ke pesantren. Itu menunjukkan penghargaan dan perhatian pada pesantren. Tinggal dilanjutkan agar pesantren mendapat perhatian penuh dari negara,” tambah Anggota Komisi II DPR RI ini.
Baca Juga: Kembali Masuk Islam, Nania Yusuf Ungkap Kehilangan Teman: Asal Jangan Hilang Iman
Karena penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam, Mardani berharap, agar kepentingan umat Islam terus diperjuangkan.
“Karena jika umat Islam yang mayoritas maju maka Indonesia juga akan maju,” kata Mardani. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kembali Masuk Islam, Nania Yusuf Ungkap Kehilangan Teman: Asal Jangan Hilang Iman
-
Rina Diana Putuskan Jadi Mualaf, Tertarik Agama Islam usai Melihat Orang Salat
-
Bangga Formula E Bisa Sukses Digelar di Indonesia, Mardani Ali Sera: Kerja Tim Besar, BUMN Gimana?
-
Sindir Presiden Jokowi Seharusnya Malu Hadiri Formula E, Kader PKS Ini Justru Diolok-olok Warganet
-
Pindah Agama ke Islam, Nania Yusuf tak akan Hapus Tato Ayat Alkitab di Tangannya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ancam Sebar Aib Keluarga Jadi Senjata Residivis Peras Petani Lampung Tengah
-
Gibran Bakal Menengok Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Labuhan Maringgai
-
Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara
-
Lampung Memasuki Era Aging Population, Apa Itu?