Wakos Reza Gautama
Senin, 06 Juni 2022 | 06:30 WIB
Ilustrasi KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Petinggi PKS Mardani Ali Sera puji KSAD Jenderal Dudung sebagai jenderal yang memperjuangkan kepentingan umat Islam. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman selama ini dianggap sejumlah kalangan Islam sebagai jenderal yang memusuhi Islam. 

Tudingan ini muncul ketika Jenderal Dudung menjabat sebagai Pangdam Jaya terlibat perseteruan dengan kelompok Front Pembela Islam (FPI) dan Habib Rizieq Shihab. 

Nyatanya kini salah satu petinggi partai Islam Mardani Ali Sera, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), memuji Jenderal Dudung dalam memperjuangkan kepentingan umat Islam. 

“KSAD (Dudung Abdurachman) harus terus menjadi yang terdepan menjaga dan memperjuangkan kepentingan umat Islam,” ujar Mardani dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (5/6/2022).

Mardani menyampaikan hal tersebut ketika menanggapi pertanyaan perihal Jenderal Dudung yang membangun masjid di Kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

“Bagus bangun masjid. Pastikan saja masjidnya hidup. Banyak jamaahnya dan rutin pengajiannya,” tutur Mardani.

Selain itu, Mardani juga mengapresiasi langkah Jenderal Dudung yang menggelar MTQ Nasional. Apa yang dilakukan Jenderal Dudung itu, tutur Mardani melanjutkan, bertujuan agar keimanan dan ketakwaan para prajurit TNI dan masyarakat kian meningkat.

Tak sampai di situ, Mardani juga memberikan pujian kepada Dudung karena pernah berkunjung ke Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang, Jawa Timur, dan ke Yayasan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Pasuruan, Jawa Timur.

“Apresiasi kunjungan KSAD ke pesantren. Itu menunjukkan penghargaan dan perhatian pada pesantren. Tinggal dilanjutkan agar pesantren mendapat perhatian penuh dari negara,” tambah Anggota Komisi II DPR RI ini.

Baca Juga: Kembali Masuk Islam, Nania Yusuf Ungkap Kehilangan Teman: Asal Jangan Hilang Iman

Karena penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam, Mardani berharap, agar kepentingan umat Islam terus diperjuangkan.

“Karena jika umat Islam yang mayoritas maju maka Indonesia juga akan maju,” kata Mardani. (ANTARA)

Load More