SuaraLampung.id - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mursyin Kotabumi, Lampung Utara, Ustaz Adi Setiadi dijebloskan ke penjara oleh penyidik Polres Lampung Utara, Selasa (24/5/2022).
Ustaz Adi Setiadi ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 12 jam dalam perkara pelibatan anak di kegiatan unjuk rasa memprotes pernyataan Menteri Agama YAqut Cholil Qoumas mengenai toa azan.
Ustaz Adi yang didampingi oleh Johan Syahril selaku pengawas Yayasan Tresna Asih yang membawahi Ponpes Al Mursyin mengaku akan menjalani proses hukum sebagai warga negara yang baik.
Johan mengatakan, pihaknya tidak akan menyalahkan pemerintah apalagi Polri, yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik.
Dengan adanya penahanan terhadap Ustaz Adi, Johan mengaku pihaknya akan segera mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan jaminan istri Ustaz Adi.
"Kami tidak dijamin oleh anggota DPRD Lampung salah satu partai ataupun tokoh masyarakat seperti yang dilakukan oleh tersangka lain," ujar Johan Syahril melalui rilis yang diterima Suaralampung.id.
Sesaat sebelum diperiksa oleh polisi di Polres Lampung Utara, Ustaz Adi mengakui kecerobohan dirinya yang tanpa pikir panjang mau menuruti tersangka M membawa santri anakanak berdemonstrasi di Tugu Payan , Kotabumi.
Karena menurut Adi, saat itu M menyampaikan kepada dirinya ada undangan untuk menghadiri kegiatan keagamaan di Kantor Kemenag Kotabumi, ternyata dialihkan ke Tugu Payan Kotabumi bergabung dengan massa lainnya.
" Saat itu saya kaget kok adanya aksi orasi dan demonstrasi, bahkan spanduk telah disiapkan. Karena tidak sesuai rencana saya minta anak anak pulang, lalu dicegah oleh tersangka M, jangan dulu pulang karena kegiatannya nanti sesudah ini bubar, " ujar Ustaz Adi.
Baca Juga: Bak di Film, Pelaku Curanmor Dikejar dan Jadi Bulan-bulanan Warga di Pasar Candimas
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Maut di Ujung Penolakan: Saat Ajakan Rujuk Berujung Penembakan Mantan Istri di Mesuji
-
Operasi Kilat 24 Jam: Polda Lampung Sapu Bersih 41 Bandit, 86 Titik Kejahatan Terbongkar
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api