SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai memperbaiki 14 ruas jalan prioritas guna mendukung jalannya peningkatan perekonomian.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Lampung Febrizal Levi Sukmana mengatakan, ada 26 ruas jalan yang menjadi prioritas dan tahun ini ada 14 ruas yang tertangani.
Untu sisanya, kata dia, menjadi tugas di tahun berikutnya. Ia mengatakan, perbaikan 14 ruas prioritas tersebut dilakukan untuk meningkatkan roda perekonomian daerah.
"14 ruas jalan prioritas ini memang wilayah ruas yang langsung berkaitan dengan peningkatan perekonomian daerah, dan pada Mei akan ajukan pinjaman sebesar Rp569 miliar pada PT Sarana Multi Infrastruktur," katanya, Rabu (6/4/2022).
Dia merincikan, ruas jalan yang hendak diperbaiki meliputi ruas Kota Gajah- Simpang Randu, Simpang Randu- Seputih Surabaya, Seputih Surabaya- Sadewa.
Selanjutnya, Bujung Tenuk- Penumangan- Tegal Mukti- Serupa Indah, Kotabumi- Ketapang- Simpang Sonyopo- Serupa Indah, Talang Padang- Ngarip- Ulusemong- Bungin- Tugu Sari Lampung Barat.
"Total panjang 14 ruas jalan prioritas yang akan diperbaiki tersebut sekitar 280 kilometer," ucapnya.
Menurutnya, menjelang mudik Lebaran perbaikan jalan tersebut tidak akan mengganggu arus lalulintas
"Arus mudik ini banyak yang menggunakan jalur nasional, sehingga perbaikan jalan provinsi tidak ada masalah. Nanti juga ada perbaikan jembatan di jalur pariwisata seperti di Padang Cermin," katanya pula.
Baca Juga: Tabrakan Hebat Libatkan Dua Motor di Jalan Jogja-Wonosari, Korban Tewas dan Kendaraan Terbakar
Diketahui kondisi jalan yang dalam kewenangan provinsi dari total panjang 1.693,273 kilometer, ada 75,38 persen merupakan jalan mantap, dan 24,61 persen jalan tidak mantap.
Dan ada sepanjang 52,136 kilometer dalam kondisi baik, 23,251 kilometer dalam kondisi sedang, ada 9,7 kilometer kondisi rusak ringan, serta 14,8 kilometer kondisi rusak berat. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Buntut Viral Uang Damai Rp600 Ribu, Seluruh Polantas Pos Payan Mas Kotabumi Diperiksa Propam
-
Cemburu! Suami di Metro Tega Bakar Istri yang Sedang Hamil Saat Tidur Pulas
-
Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur
-
Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Obrak-abrik 6 Sarang Narkoba di Pringsewu: 2 Terduga Bandar Diciduk
-
Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan