SuaraLampung.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung melakukan rukyatul hilal guna menentukan 1 Ramadhan 1443 H pada Jumat (1/4/2022).
Ada dua lokasi yang dipilih Kemenag Lampung dalam melakukan rukyatul hilal yaitu di Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan di Pantai Canti, Lampung Selatan.
"Kami sudah siap untuk besok melihat hilal yang secara umum dilaksanakan serentak se-Indonesia. Kami bersama pihak terkait akan memantau di Pantai Canti sedangkan Itera juga alat-alatnya sudah siap," ujar Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Bimbingan Syariah Kemenag Lampung, Jamaluddin, Kamis (31/3/2022).
Ia mengatakan bahwa terkait waktu pelaksanaan memantau hilal akan dilakukan mendekati pergantian siang dan malam dan tidak akan memakan waktu yang lama.
"Sebenarnya secara umum pemantauan hilal berkisar pergantian siang dan malam, tapi kita tidak bisa memastikannya juga," ujarnya.
Kepala UPT Observatorium Astronomi Itera, Dr. Hakim L. Malasan, M.Sc., mengatakan pengamatan Hilal Ramadan 1443 H, akan dilakukan Jumat (1/4) bekerja sama dengan Kemenag Lampung dan akan dipusatkan di Stasiun Pengamatan Bulan Internasional Itera dengan memanfaatkan Teleskop Ofyar Z Tamin (OZT)-ALTS ITERA.
"Penanggalan awal bulan Hijriah ditandai dengan terlihatnya bulan sabit muda (hilal) pada saat matahari tenggelam pada tanggal 29 bulan Hijriah. Jika pada tanggal tersebut tidak teramati hilal atau terhitung tidak mungkin teramati, maka tanggal pada bulan Hijriah akan digenapkan menjadi 30 hari," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tahun ini, 29 Sya’ban 1443 H bertepatan pada tanggal 1 April 2022 sehingga OAIL Itera akan melakukan pengamatan hilal Ramadhan pada hari tersebut.
Pada hari itu diperkirakan konjungsi toposentrik terjadi pada tanggal 1 April 2022 pada pukul 14.13 WIB, sementara matahari terbenam di Bandar Lampung pada pukul 18.05 WIB, dan bulan akan berada di atas horizon barat dengan umur bulan 03 jam 53 menit.
Baca Juga: Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan Digelar Hari Ini, Ini Lokasi Pemantauan Hilal di Jakarta
"Meski pada waktu pengamatan, yaitu pada pukul 18.05-18.16 WIB, cuaca diprediksi memiliki probabilitas berawan, dan hujan ringan, kami berharap pemantauan dapat berjalan dengan lancar dan dapat memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat luas. Penentuan awal bulan Ramadhan 1443 H juga akan tetap mengikuti ketetapan pemerintah Republik Indonesia melalui siding isbat yang dikoordinasikan oleh Kemenag," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
7 Kelebihan Naik Travel untuk Perjalanan Antarkota
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Gerbong Mutasi Polresta Bandar Lampung Resmi Bergerak, Siapa Saja Kapolsek Baru?
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal