SuaraLampung.id - Perajin Tapis Negeri Katon, Pesawaran, Lampung, Redawati mengajak anak muda lebih mencintai dan mengenakan produk-produk buatan lokal.
"Kita terus gembleng anak-anak, khususnya yang berada di daerah sini (Negeri Katon) agar cinta dan suka menggunakan produk yang ada nuansa tapis," kata koordinator Tapis Jejama, Negeri Katon tersebut, di Pesawaran, Senin.
Hal tersebut juga sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian budaya di provinsi ini, sebab dengan banyaknya anak muda yang menggunakan produk-produk khas Lampung.
Dalam upaya memperkenalkan tapis ke anak-anak muda, pihaknya bersama ratusan perajin di sini selalu melakukan inovasi agar produk-produk hand made yang dikerjakannya bisa lebih dekat dengan kaum muda.
Baca Juga: Rangkul Teman Disabilitas, Ganjar Milenial Lampung Deklarasi Promosikan Ganjar Pranowo di 2024
"Di sini perajin banyak membuat model tapis dari godybag, baju, peci, selendang, dan lainnya, yang bisa di pakai oleh kaum muda," ujarnya.
Ia pun menginginkan produk-produk tapis dari Negeri Katon ini dapat dikenal Lebih luas, tidak hanya di Provinsi Lampung dan Indonesia, namun sampai pasar internasional.
Reda pun mengungkapkan bahwa keinginannya agar tapis dari Negeri Katon dapat dikenal luas masih terkendala dengan tidak mahirnya perajin setempat memanfaatkan teknologi, sehingga pemasarannya pun masih memanfaatkan galeri yang berada di desanya . (ANTARA)
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
KSAD Maruli Ungkap Nasib 2 Prajurit Penembak Mati 3 Polisi di Lampung: Kemungkinan Dipecat!
-
Jenderal Maruli: Pemecatan Pelaku Penembakan 3 Polisi Tunggu Vonis Pengadilan
-
Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Lampung untuk Mudik Lebaran 2025, Murah Meriah
-
Kopi Asal Lampung Mendunia, PPI Genjot Ekspor ke Mesir
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni