SuaraLampung.id - Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana menjadi daerah penyangga ternak sapi guna mendukung dan berkontribusi terhadap program Provinsi Lampung.
Rencana menjadikan Bandar Lampung sebagai penyangga ternak sapi untuk mendukung Provinsi Lampung menjadi lumbung ternak sapi telah dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bandar Lampung Agustini mengatakan, Bandar Lampung tidak mungkin jadi lumbung ternak sapi karena keterbatasan lahan.
"Dengan ini paling tidak kita membantu provinsi karena targetnya menjadi lumbung ternak. Jadi kita harus mendukung itu, bahkan Wali Kota pun mengatakan jangan sampai Bandar Lampung tidak punya atau tidak berkontribusi ke Provinsi Lampung yang memiliki target jadi lumbung ternak," ujarnya dikutip dari ANTARA.
Menurutnya pula meski kota ini tidak memiliki lahan yang cukup luas namun keterbatasan itu masih bisa dimanfaatkan, dan paling tidak ke depan dengan menjadikan kota sebagai penyangga kebutuhan sapi pada Idul Adha maupun Idul Fitri dapat terpenuhi.
"Kita kan masih ada lahan kosong meski tidak luas tapi bisa dimanfaatkan, karena nanti tidak hanya ternak besar seperti sapi dan kambing yang ada di sana tapi ternak kecil juga kayak burung puyuh, bebek atau ayam juga bisa di sana, intinya bisa di ternak oleh masyarakat kota," ujarnya.
Dia pun menyebutkan bahwa selama ini kebutuhan sapi di Kota Bandar Lampung pada Idul Adha mencapai 2.000 ekor, kemudian untuk kambing sekitar 10.000 ekor.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Bandar Lampung Khaidarmansyah mengatakan bahwa rencananya penyangga ternak ini akan berlokasi di Kemiling.
"Ini program Wali Kota melalui Dinas Pertanian dan Peternakan dan akan kita naikkan ke Pemerintah Pusat," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: 75 Persen Pasien COVID-19 di Bandar Lampung Jalani Isolasi Mandiri
Berita Terkait
-
Geram Komisi III DPR RI, Polisi Tangguhkan Guru Cabul di Bandar Lampung dengan Jaminan Sertifikat Tanah
-
Aturan Zakat Ternak Sapi dalam Islam, Berapa Ekor Nisabnya?
-
Krisis Air Serbia Makin Parah: Bagaimana Nasib Ribuan Ternak?
-
Sudiono House, Kafe Homey di Bandar Lampung Serasa Rumah Sendiri
-
Susu Terus Didorong sebagai Sumber Nutrisi Penting Lewat Pengembangan Peternak Lokal
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Pesta Sekura Cakak Buah: Tradisi Unik Lampung Barat di Momen Lebaran Idul Fitri
-
Mudik Motor Makin Lancar! Dermaga Khusus & Skema TBB Disiapkan di Bakauheni
-
Kronologi Begal Motor di Lampung Tengah: Korban Kehabisan Bensin, Dibuntuti, Ditodong
-
Ini Titik Rekayasa Lalu Lintas dari Bandar Lampung Menuju Pantai di Pesawaran
-
Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat! Strategi Delay System Disiapkan di Pelabuhan Bakauheni