SuaraLampung.id - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung sedang menyusun kalender pariwisata tahun 2022. Penyusunan ini melibatkan unsur masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Edarwan mengatakan, penyusunan kalender pariwisata Lampung tahun 2022 itu akan berfokus berkolaborasi bersama masyarakat.
"Kita akan berkolaborasi dengan masyarakat, serta komunitas seperti desa wisata untuk ikut dalam kalender pariwisata di tahun ini," katanya, Selasa (25/1/2022) dikutip dari ANTARA.
Diharapkan ada sejumlah kegiatan atau festival dalam kalender pariwisata dapat masuk menjadi kegiatan secara nasional.
"Kalender pariwisata ini tidak hanya dari kegiatan provinsi, namun dari berbagai kabupaten dan akan kita coba untuk usulkan ke pemerintah pusat agar kegiatan di kabupaten bisa diangkat ke nasional seperti Festival Krakatau," ucapnya.
Saat ini akan dikembangkan pula desa wisata agrikultur dengan kekayaan ekologi di Kabupaten Lampung Timur.
"Di Desa Girimulyo Kecamatan Marga Sekampung Lampung Timur yang kaya akan hasil agrikultur salah satunya varietas asli Lampung alpukat Siger dan banyak kekayaan ekologi berupa goa dataran rendah akan dibuat sebagai desa wisata," katanya lagi.
Pembentukan konsep pengembangan desa wisata akan dibantu oleh pemerintah sedangkan pengelolaan akan dikerjakan oleh masyarakat.
"Pengelolaan akan tetap dilakukan oleh warga desa, pemerintah hanya bersifat mendorong dalam segi pembentukan konsep dan pengajuan kepada kementerian," ucapnya. (ANTARA)
Baca Juga: Alat Kerja Dirampas, Dua Jurnalis di Bandar Lampung Laporkan Satpam BPN ke Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah