SuaraLampung.id - Seorang perempuan yang bekerja di BRI link di Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, tewas ditembak kawanan perampok, Jumat (21/1/2022) sore.
Kapolsek Way Bungur Iptu Riki, membenarkan adanya perampokan di BRI link di Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur. Menurut Riki, korban tewas setelah kepalanya ditembak pelaku.
"Kami belum mendata identitas korban secara lengkap, karena masih fokus melakukan evakuasi dan olah TKP. peristiwa terjadi sekitar pukul 17.40," kata Iptu Riki saat dikonfirmasi melalui telepon.
Data yang dihimpun Suaralampung.id, korban bernama Leli Agustin (20), warga Desa Toto Projo, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur.
Baca Juga: Terpuruk Sejak 2011, Petani Kakao di Lampung Timur Mulai Menyemai Harapan
Menurut Riki, awalnya pelaku datang ke BRI link beralasan ingin menarik uang tunai sebesar Rp100 juta. Namun korban mengatakan, tidak bisa menarik uang Rp100 juta. Jika menarik Rp50 juta baru bisa dilayani.
Saat itu juga, pelaku meminta untuk menarik Rp50 juta, namun meminta korban agar mengeluarkan uangnya lebih dulu. Dengan rasa curiga dan ketakutan korban terpaksa mengeluarkan uang tunai Rp50 juta.
Setelah itu terjadi pertengkaran dimana korban mempertahankan uang tersebut, namun pelaku justru memaksa dan menembak kepala korban.
"Kami juga belum bisa menjelaskan secara detail perkiraan pelaku berapa orang, dan mengendarai kendaraan jenis apa, karena kami masih mencari saksi untuk dimintai keterangan," jelas Iptu Riki.
Sampai pukul 19.00 Jajaran Reskrim polres Lampung Timur, yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Ferdiansyah, masih melakukan olah TKP dan mencari sejumlah saksi untuk mudahkan Polisi mengungkap kejadian tersebut.
Baca Juga: Terungkap, Perampokan Disertai Pembunuhan di Jember Dipicu Persoalan Utang
Kontributor: Agus Susanto
Berita Terkait
-
Nyanyian 2 Tersangka Ungkap Jaringan Perampokan Bersenpi di Sumsel
-
Pertahankan Ponsel Miliknya, Seorang Sopir Angkot di Jaktim Kena Sabet Celurit Dua Bandit Jalanan
-
Waspada Modus Kempes Ban, Otak Perampokan Pecah Kaca di Tulungagung Dibekuk
-
Film At The End of The Tunnel: Kecerdikan Pria Lumpuh dalam Merampok Bank
-
Aksi Ayah Durhaka di Austria: Hasut Anak Merampok, Lalu Menyalahkannya di Pengadilan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Wanita Muda Dihabisi Suami di Kontrakan Bakauheni, Pengakuan Pelaku Bikin Geram
-
Damkar Lampung Selatan Buka Sayembara Berhadiah untuk Penangkapan Buaya di Pantai Kalianda
-
Kakak Beradik Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Bawang Latak Tuba
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan