SuaraLampung.id - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung belum menemukan adanya kegiatan ilegal pemberian vaksinasi COVID-19 booster seperti yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung Reihana mengatakan, belum ditemukannya hal itu karena saat ini pelaksanaan vaksinasi booster baru dilakukan kepada tenaga kesehatan.
"Diimbau untuk masyarakat mintalah vaksin di tempat yang sudah ditentukan oleh pemerintah, dan kita tunggu pelaksanaan vaksinasi booster secara resmi dari pemerintah," katanya, Selasa (4/1/2022) dikutip dari ANTARA.
Menurutnya, saat ini pemerintah daerah tengah melakukan percepatan vaksinasi dosis satu dan dua guna memberi perlindungan kepada masyarakat dari paparan COVID-19.
"Kita masih melakukan percepatan vaksinasi COVID-19, supaya semua bisa terlindungi," ucapnya.
Dia menjelaskan, saat ini capaian vaksinasi COVID-19 dosis satu telah mencapai 77,22 persen atau berjumlah 5.131.284 orang.
Selanjutnya, untuk vaksinasi dosis dua berjumlah 46,97 persen atau bila dikonversi ada 3.121.352 orang yang divaksin lengkap.
Sedangkan untuk vaksinasi booster berjumlah 82,26 persen atau 29.284 orang yang merupakan golongan tenaga kesehatan.
Dalam pelaksanaan vaksinasi booster atau vaksinasi penguat Kementerian Kesehatan akan mensasar sebanyak 21 juta jiwa masyarakat di Indonesia, yang akan di mulai pada 12 Januari 2022.
Baca Juga: Baru Bebas Penjara Sebulan, Remaja di Bandar Lampung Sudah Ditangkap Polisi Lagi
Vaksinasi booster tersebut akan diberikan ke golongan dewasa di atas 18 tahun sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Selain itu, ketentuan lainnya adalah untuk pelaksanaan vaksinasi booster adalah menyasar kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria 70 persen suntik dosis pertama dan 60 persen untuk suntik dosis kedua vaksin COVID-19. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir
-
Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up
-
Pestapora 2026 di JIEXPO: Info Tiket & Promo Kartu Kredit BRI
-
Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang
-
Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah