SuaraLampung.id - COVID-19 varian Omicron belum terdeteksi di Provinsi Lampung. Walau begitu, masyarakat tetap diminta waspada dan mematuhi protokol kesehatan (prokes).
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan meski COVID-19 varian baru Omicron sudah menjangkit di beberapa daerah, masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap taat menerapkan protokol kesehatan.
"Sebetulnya kembali lagi pada rumusan awal yakni tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," katanya.
Menurutnya, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat oleh masyarakat, dapat menjaga kondisi dan situasi dimana persebaran COVID-19 bisa dikendalikan.
"Kalau kita bisa lakukan ini, maka bisa selamat dari paparan Omicron, selain masyarakat upaya pencegahan juga akan dilakukan oleh pemerintah," ujarnya pula.
Dia melanjutkan, upaya pencegahan ini akan dilakukan dengan memperketat pintu masuk dan simpul transportasi.
"Akan memperketat kembali pintu masuk bandara, pelabuhan, lalu untuk perbatasan di Way Kanan, Mesuji dijaga juga. Pintu masuk itu akan terus kami monitor kalau ada indikasi persebaran akan dilakukan intervensi," ujarnya lagi.
Ia menjelaskan pelaksanaan penguatan testing, tracing, treatment dan isolasi untuk mencegah persebaran COVID-19 juga akan dilakukan.
"Tracing, treatment, testing akan diperkuat. Kalau ada yang terindikasi tentu isolasi akan dilakukan agar tidak ada persebaran kasus. Intinya semua disiplin dan pemerintah terus berusaha melakukan tugasnya jadi persebaran Omicron ini bisa ditanggulangi," katanya. (ANTARA)
Baca Juga: Azis Syamsuddin Bantah Terima Fee Pengurusan DAK Lampung Tengah 2017
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam
-
Jejak Geng Kelelawar Ulu Belu: 30 Kali Bobol Toko Hingga Kotak Amal, 4 Tersangka Diringkus
-
Skandal Faktur Pajak Fiktif Berujung Bui di Lampung
-
Kepala Toko Ikan Asin di Lampung Tengah Gondol Rp176 Juta di Brangkas, Berakhir di Penjara