SuaraLampung.id - Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti hadir pada acara penobatan Habib Rizieq Shihab atau HRS menjadi Man of The Year 2021, Jumat (31/12/2021).
Acara yang digelar Masyarakat Pedulu NKRI di Jakarta mendukung sosok Habib Rizieq yang konsisten memperjuangkan NKRI dan Pancasila. Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti juga menandatangani plakat dukungan penobatan tersebut.
LaNyalla mengatakan sebagai Ketua DPD RI, yang merupakan representasi daerah dan golongan non-partisan, wajib mengayomi semua lapisan masyarakat.
“DPD harus dalam posisi tidak tersekat oleh kepentingan apapun. Tetapi murni menjadi wakil daerah dan semua golongan. Senator harus berposisi sebagai negarawan. Bukan politisi,” ujar keterangan yang dirilis di media sosial lembaga ini.
Selain LaNyalla, empat tokoh lain juga menandatangani dukungan tersebut. Yaitu, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, Filosof UI Rocky Gerung, dan Mantan Menko Ekuin Rizal Ramli.
Inisiator dukungan ini, Lieus Sungkharisma, mengatakan penandatanganan tersebut adalah wujud dukungan terhadap sosok Habib Rizieq yang konsisten memperjuangkan NKRI dan Pancasila.
“Habib Rizieq selalu mengatakan bahwa Islam tidak bertentangan dengan Pancasila. Bahkan andil umat Islam dalam kemerdekaan negara ini sangat besar. Sehingga umat Islam harus berada di garda terdepan untuk mempertahankan NKRI,” tukas Lieus.
“Saya mengikuti berita-berita Pak LaNyalla yang concern dengan perjuangan mengembalikan nilai-nilai Pancasila sebagai way of life bangsa ini. Dan tentu sikap yang final terhadap NKRI. Karena itu saya meminta beliau untuk menjadi salah satu dari tokoh yang menandatangani penobatan Man of The Year 2021 Habib Rizieq.
Mengetahui hal ini netizen pun langsung ramai mengomentari media sosial lembaga tersebut. Warganet menilai jika Ketua DPD RI, sudah tidak netral.
Baca Juga: Sepanjang 2021, Ekspor Komoditas Pertanian Lampung Capai Rp14,1 Triliun
"Kok jadi kayak gini pak?...kl gitu pemerintah salah donk..jgn mau dukungan politik jadi kyk gini pak..." tulis oldydogi
"Ada banyak tokoh yg berpartisipasi menjaga Indonesia, kok ini yg dikasi penghargaan. Memanglah wakil rakyat kita, payah!, kata mohaga.date
"DPD-RI kx gak netral,,??? Jangan" ngarep 2024, jangan harap ya,' tulis sosmas_banser_pac_paron
"Sing enggal damang juragan nu bade ngarusak NKRI," kata garpupenala
"Ketebak ini mah arahnya kemana," tulis topanstwn_
Berita Terkait
-
Hadir pada Penobatan HRS Man of The Year 2021, Ketua DPD RI Dinilai Tidak Netral
-
Kalah dari Thailand, Ketua DPD RI Minta Pemain Timnas Indonesia Tak Menyerah
-
Heboh Syuting Film di Pengungsian Korban Semeru, Ketua DPD RI: Tidak Etis dan Melukai Hati
-
Timnas Indonesia Diyakini Bakal Juara Piala AFF 2020
-
Ada Kemungkinan HRS Nyapres jika Presidential Threshold 0 Persen, Pengamat Bongkar Hal Ini
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dua Siswi SMP Bandar Lampung Terjebak Terapis Plus-Plus karena Iming-iming Gaji Jutaan
-
Aksi Bejat Pemulung: Cabuli Bocah 6 Tahun di Kamar Mandi Masjid Tanjung Senang
-
Modus Licin Penipuan Mobil Berkedok Harga Miring yang Menimpa Warga Pringsewu
-
Polisi Gerebek Tambang Ilegal di Baradatu, 26 Gram Emas Disita
-
Pabrik Cinta Palsu di Balik Jeruji: 137 Napi Rutan Kotabumi Menjerat 1.200 Korban