SuaraLampung.id - Seorang ibu rumah tangga mengalami luka serius akibat diserang babi hutan di perkebunan karet. Peristiwa ini terjadi di Tiyuh Persiapan Karta Tanjung Selamat (Tujok), Kecamatan Tulangbawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Rabu (15/12/2021) siang.
Ibu rumah tangga bernama Rita (36) mengalami luka di sekujur tubuh akibat gigitan babi hutan. Karena lukanya yang cukup parah, Rita dilarikan ke Puskesmas Tiyuh Kartaraharja.
Aam (38) suami korban, menerangkan dirinya dan istri pergi ke kebun karet untuk bekerja upahan menyadap (deres) karet. Di tempat tersebut, dia dan istri terpisah tempat namun tidak terlalu berjauhan.
Tidak berapa lama, tiba-tiba Aam mendengar jeritan istrinya minta tolong. Aam mendekat dan melihat sang istri diserang babi hutan.
"Saya dengar istri menjerit kesakitan, setelah saya dekati rupanya ada babi hutan yang menyerang istri saya," ungkap Aam dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Melihat kondisi tersebut, Aam langsung cabut golok di pinggangnya lalu membacok babi hutan itu. Namun babi hutan tambah brutal menyerang istrinya.
Merasa ada perlawanan, babi hutan sempat mengurangi serangan. Selang beberapa menit ada kawan datang untuk membantu Aam.
Begitu sampai, kawan itu langsung membacok babi hutan itu, sehingga kabur ke tengah perkebunan.
"Babinya cukup besar seperti anak sapi. Begitu kawan datang kami bacok terus dia kesakitan dan lari ke kali," terangnya.
Baca Juga: Tiga Kadis Mundur, Bupati: Lampung Timur Butuh Pejabat yang Mau dan Mampu Laksanakan Tugas
Terdapat banyak jahitan di tubuh korban akibat gigitan babi hutan tersebut. "Parah Bang, ada 312 jahitan di tubuh korban. Keadaan korban berangsur membaik," kata Agus Kepala Puskesmas Tiyuh Kartaharja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung
-
Ambisi Rp20 Triliun: Siasat Lampung Ubah Tanah Lada Jadi Raksasa Industri Pangan Sumbagsel
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun