SuaraLampung.id - Kereta api penumpang jurusan Tanjungkarang- Baturaja mengalami kebakaran bagian depan di daerah Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Kamis (4/11/2021).
Video yang beredar luas di media sosial terlihat api berkobar di bagian depan kereta api di Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Asap hitam tebal juga terlibat membumbung dari bagian kereta.
Dalam video yang beredar, terdengar suara dalam rekaman video.
"Mohon izin melaporkan, siang ini ada kebakaran kereta api, di stasiun kereta api, masa Allah," ujar pria yang ada di dalam video.
Suwanda, (26) warga sekitar, mengatakan, asap mengepul sudah terlihat dari arah Way Halim menuju stasiun Labuhanratu, Bandar Lampung.
" Iya mas tadi saya lihat, mulai dari daerah way Halim, sudah asap ngepul. Sampai di sini keluar apinya. Saya memang mau nunggu kereta penumpang," ujarnya.
Narti (43) warga sekitar juga membenarkan terjadi kebakaran pada bagian depan kereta api.
"Tadi warga juga pada panik, ikut madamin apinya, polisinya juga pada kabur. Itu kereta dari arah Tanjungkarang ke arah Natar, bawa TNI, "ujarnya.
Bahkan menurut Narti, anggota TNI yang ada di dalam kereta api juga sempat keluar dan baru masuk setelah kobaran api dipadamkan.
Baca Juga: Anak Punk yang Keroyok Riki di Taman Gajah Bandar Lampung Ditangkap di Serang
"Tadi anggota TNI nya juga pada keluar, berhamburan. Apinya mati, warga dis ini juga pada ambil ember buat ambil solar. Itu katanya anggota TNI pada mau latihan, "ujarnya.
Sementara itu, petugas di Stasiun laburanratu tidak mau memberikan komentar terkait adanya dugaan kebakaran itu.
"Enggak boleh diberitain mas, ini perusahaan BUMN, jadi enggak boleh diberitain. Ini kan bawa anggota TNI juga, "ujar seorang security.
Dikonfirmasi, Humas PT KAI Tanjungkarang, Jaka Jarkasih mengatakan bahwa kepulan asap yang muncul tersebut bukan kebakaran kereta.
"Tidak ada kejadian kebakaran, " kata Jaka Jarkasih melalui sambungan Whatsapp, Kamis (04/11/2021).
Dia menjelaskan, kepulan asap yang terjadi itu karena ada gangguan pada lokomototif sehingga menimbulkan kepulan asap tebal.
"Lokomotif mengalami gangguan tenaga lemah sehingga menimbukan asap tebal. Itu bukan kebakaran, "jelasnya.
KataJaka, lokomotif mengalami gangguan motor diesel sehingga terjadi asal tebal keluar dari knalpot ( cerobong asap ) lokomotif akibat sisa bahan bakar.
Menurut Jaka, itu sifatnya sebentar atau sesaat. Kemudian petugas mengganti dengan lokomotif baru dan kereta api melanjutkan perjalanan menuju Waypisang, Baturaja, Sumsel.
"Kondisi semua penumpang aman," kata Jaka.
Kontributor : Ahmad Amri
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
10 Hotel Bukber di Lampung dengan View Laut, Update Harga dan Promo Terbaru
-
Digerebek Dini Hari, Pemilik Karaoke dan Pelanggan Ditangkap Saat Asyik Pesta Sabu
-
Niat Mandi Puasa Ramadhan 2026 untuk Sebulan: Bacaan Arab, Latin, Artinya dan Tata Cara Lengkap
-
'Hilang Huma(n)': Ketika KoBer Membaca Krisis Pangan sebagai Krisis Peradaban
-
Viral Dulu, Baru Ditambal: Jalan 13 Km di Purbolinggo Akhirnya Dilirik Pemerintah