SuaraLampung.id - Kesehatan komedian Tukul Arwana sempat menurun beberapa waktu lalu. Bahkan Tukul saat itu tidak sadar hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Tukul disebut mengalami pendarahan otak. Dokter memutuskan untuk melakukan operasi terhadap Tukul Arwana.
Dokter menyimpulkan terdapat pendarahan yang terjadi di otak dan kemungkinan terjadi karena hipertensi.
Karenanya, tim medis langsung memutuskan melakukan operasi pada Tukul Arwana.
Operasi berlangsung sekitar tiga jam dan berjalan lancar. Menurut keluarga, kondisi Tukul Arwana kian membaik.
Kini, ia pun sudah dipindah dari ruang ICU ke ruang perawatan atau VVIP. Hal ini mengingat, kondisi sang pelawak mengalami kemajuan kesehatan yang signifikan.
Perlahan kesehatan Tukul Arwana berangsur pulih. Terbaru, komedian 57 tahun ini sudah bisa bicara.
Sebelumnya, Tukul Arwana baru bisa merespons dengan mengedipkan mata da menggerakkan tangan. Kalau pun bicara, hanya sebatas menggumam.
"Berbicara sudah, tapi belum maksimal mas. Tapi, satu, dua kalimat sudah bisa," kata manajer Tukul Arwana, Rizki Kimon saat dihubungi Suara.com, Kamis (7/10/2021).
Baca Juga: Alhamdulillah, Tukul Arwana Sudah Bisa Bicara
Menurut Rizky, perkembangan kesehatan Tukul Arwana itu ditunjukan melalui proses pemindahan dari ruang ICU ke ruang perawatan.
"Sudah dipindah ke VVIP mas, sejak kurang lebih emat hari yang lalu," ujar Rizki.
Kendati begitu, ia mengatakan sampai saat ini, Tukul Arwana masih makan dan minum melalui cairan infus saja.
"Secara normal belum (makan), masih dibantu lewat selang. Masih lewat kemarin," imbuh Rizki Kimon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bandit Bersenpi di Bandar Lampung Nekat Tembaki Korban Saat Kejar-kejaran, Berakhir di Masjid
-
Pemkot Bandar Lampung Garap Peta Jalan Raksasa Demi Kota Bebas Banjir
-
Dua Siswi SMP Bandar Lampung Terjebak Terapis Plus-Plus karena Iming-iming Gaji Jutaan
-
Aksi Bejat Pemulung: Cabuli Bocah 6 Tahun di Kamar Mandi Masjid Tanjung Senang
-
Modus Licin Penipuan Mobil Berkedok Harga Miring yang Menimpa Warga Pringsewu