SuaraLampung.id - Komika Coki Pardede ditangkap polisi di kediamannya, kawasan Cisauk, Tangerang Selatan pada Rabu (1/9/2021) karena kasus narkoba jenis sabu.
Saat diciduk Coki Pardede masih dalam pengaruh narkoba.Polisi mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu saat menangkap Coki Pardede.
Cara Coki memakai sabu terbilang tak lazim karena dia memasukkannya lewat dubur.
Setelah ditangkap, Coki Pardede menyampaikan permintaan maafnya kepada sejumlah pihak.
Permintaan maaf ini Coki sampaikan di acara rilis penangkapan komika Coki Pardede atas kasus penyalahgunanan narkotika jenis sabu di Polres Tangerang Kota, Sabtu (4/9/2021).
"Saya pertama-tama pengin minta maaf ke keluarga, terutama ayah dan ibu. Dan juga minta maaf selanjutnya kepada manajemen, karena memang ini langsung berinteraksi kepada pekerjaan saya," kata Coki dikutip dari Suara.com.
Sahabat Tretan Muslim ini juga minta maaf pada para penggemarnya. Dia berharap mereka bersabar untuk bisa menikmati karyanya lagi.
"Dan juga ingin meminta maaf kepada orang-orang yang menikmati karya saya, mohon bersabar dulu, karena akan sedikit tertunda karya-karya yang bisa teman-teman nikmati," ujar Coki Pardede.
Menurut Coki, saat ini ada urusan yang lebih penting. Dia ingin sembuh dari ketergantungan terhadap sabu.
Baca Juga: Coki Pardede Ditangkap atas Kasus Narkoba, Anak Bos MLI Menangis
"Karena ada urusan yang lebih penting, yaitu kesembuhan saya dari adiksi terhadap obat-obatan terlarang," ucap Coki Pardede.
Coki Pardede juga berharap apa yang dialami ini bisa jadi hikmah buat dia sendiri dan para pengguna narkoba di luar sana.
"Bahwa ketergantungan kepada zat terlarang tentu tidak ada untungnya sama sekali," ujar Coki Pardede.
"Jadi biarlah saya belajar dulu, biarlah saya memperbaiki diri dulu, biar nanti saat saya kembali lagi di panggung itu saya jadi lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan bisa menghibur teman-teman yang ada di luar sana, dua-tiga-atau empat kali lipat lebih baik dari saya yang sekarang. Terima kasih," kata Coki Pardede menuturkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu