SuaraLampung.id - Sejumlah kios dagangan di pelataran Stadion Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung, ambruk diterpa angin kencang, Jumat (13/8/2021).
Setidaknya ada 16 kios di Stadion Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung, yang ambruk diterjang angin kencang.
Pada saat kejadian ambruknya kios di Stadion Way Dadi, Sukarame, memang cuaca di Bandar Lampung sedang hujan deras disertai angin kencang dan petir.
Yuyun salah satu pedagang di Stadion Way Dadi mengatakan, peristiwa itu terjadi bermula saat hujan deras kemudian atap yang terbuat dari baja ringan selalu berbunyi seperti hendak roboh.
"Pedagang masih tidak sadar awalnya, kemudian saat dilihat keluar tiba-tiba langsung ambruk," kata Yuyun dikutip dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Peristiwa itu berlangsung pada saat sedang ada pembeli di warungnya di area luar Stadion Mini Way Dadi.
Akibat peristiwa tersebut, banyak barang dan lapak milik pedagang hancur karena tertimpa atap baja ringan di lokasi.
"Ada barang-barang yang hancur seperti gerobak, lalu ada pedagang somay sedang menggoreng, tertimpa penggorengannya. Beruntung tidak kenapa-kenapa pedagangnya. Sebelum peristiwa, ada penebangan pohon di sekitar stadion," ujar Yuyun.
Baca Juga: Polisi Gerebek Tempat Produksi Miras Palsu di Bandar Lampung, 6 Orang Ditangkap
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala
-
Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika
-
Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri