Wakos Reza Gautama
Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB
Anggota Polsek Gedung Aji, Polres Tulang Bawang, Aipda Agung Eko Prasetyo dan enam anggota keluarganya tewas dalam tragedi kecelakaan maut di Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), KM 198.100 Jalur A, Lampung, Minggu (25/10/2026) siang. [ISTIMEWA]
Baca 10 detik
  • Enam orang tewas dan tiga lainnya kritis dalam kecelakaan maut di Tol Terpeka Lampung, Minggu (25/10/2026).
  • Kecelakaan terjadi akibat pengemudi Toyota Avanza mengantuk sehingga menabrak truk Fuso yang berhenti di bahu jalan.
  • Korban tewas meliputi anggota Polsek Gedung Aji bersama keluarganya, sementara korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit.

SuaraLampung.id - Perjalanan satu keluarga ini berakhir dengan duka mendalam. Enam nyawa melayang seketika dalam kecelakaan maut di Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), KM 198.100 Jalur A, Lampung, Minggu (25/10/2026) siang.

Salah satu korban meninggal dunia adalah anggota Polsek Gedung Aji, Polres Tulang Bawang, Aipda Agung Eko Prasetyo.

Tragedi ini kian menyayat hati lantaran sang istri, Demi Astuti, serta putrinya, Resmia Ayu Prasetya, turut meregang nyawa di lokasi kejadian.

Selain keluarga inti sang polisi, tiga penumpang lain di mobil Toyota Avanza bernopol Z 1473 AG tersebut juga dinyatakan tewas yakni Danis Al Ghossan, Ahmad Basarudin, dan Argantara Yuda.

Sementara itu, petaka di KM 198 ini menyisakan duka bagi tiga korban yang kini tengah berjuang melewati masa kritis akibat luka berat.

Mereka adalah Tri Susanti (istri almarhum Ahmad Basarudin), serta dua anak Aipda Agung yang masih kecil, Mudaffar Agan Prasetyo dan Abid Abrisam Prasetyo.

Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Himmawan Setiawan, membenarkan gugurnya salah satu anggotanya dalam insiden nahas yang terjadi sekitar pukul 13.34 WIB tersebut.

"Berdasarkan data yang kami himpun, enam orang meninggal dunia, termasuk satu anggota Polri dari Polres Tulang Bawang. Tiga korban lainnya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit," tegas Himmawan.

Peristiwa mematikan ini berawal ketika Avanza nahas tersebut melaju satu arah bersama truk Fuso Isuzu Giga (BE 9925 BU) dari Lampung menuju Palembang.

Baca Juga: Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri

Di titik kejadian, truk berukuran besar itu tengah berhenti di bahu luar jalan tol. Sopirnya menepi untuk memeriksa baut roda belakang sebelah kiri yang dilaporkan patah.

Malang tak dapat ditolak. Pengemudi Avanza diduga mengalami kantuk berat hingga kehilangan kendali atas kendaraannya di kecepatan tinggi.

Mobil tiba-tiba oleng ke lajur kiri, menyapu pagar pembatas jalan (guardrail), lalu menghantam bagian belakang Fuso dengan dentuman yang memekakkan telinga.

Benturan frontal berkecepatan tinggi itu membuat separuh badan Avanza ringsek parah tak berbentuk. Sebaliknya, kabin truk Fuso dilaporkan tidak mengalami kerusakan berarti.

Proses evakuasi para korban berlangsung mencekam di bawah terik siang. Petugas gabungan dan pihak tol langsung melarikan para korban luka maupun jenazah ke dua fasilitas kesehatan terdekat, yakni RS Mutiara Bunda dan RS Griya Medika di wilayah Unit 2.

"Kami saat ini fokus pada penanganan korban luka serta pencocokan data medis. Penanganan perkara dan olah TKP masih terus didalami oleh jajaran PJR Induk 4 Lambu Kibang dan Unit Laka lantas," pungkas Himmawan.

Load More