"Aku tidak mau dia mengiklankan pakaian dari bahan polyester yang mudah terbakar buatan China. Aku tidak mau putriku yang cemerlang menari setiap hari seperti babon yang dilatih."
"Ini generasi yang menyedihkan untuk menganggap itu sebagai popularitas," tegasnya.
Di sisi lain, keputusan Fernanda ini mendapat dukungan dari ibu-ibu lainnya. Namun, banyak remaja menganggapnya sebagai ibu yang terlalu mengatur.
Sementara, Valentina atau Nina Rios mengungkap bahwa dirinya marah dengan keputusan tersebut.
Ia juga tidak tahu apakah dirinya akan kembali menggunakan media sosial.
"Aku jelas tidak senang. Aku cukup marah."
"Aku akan memilih (kapan kembali ke media sosial). Saat ini, aku tidak mau. Ini akan menjadi sesuatu yang menyulitkanku dan membuat situasi menjadi lebih parah," ungkap influencer 14 tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang
-
Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah
-
Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS
-
Truk Ekspedisi Mundur Mendadak di Bandar Lampung: Hantam Pom Mini, Warung Kelontong Ludes Terbakar
-
Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung