"Aku tidak mau dia mengiklankan pakaian dari bahan polyester yang mudah terbakar buatan China. Aku tidak mau putriku yang cemerlang menari setiap hari seperti babon yang dilatih."
"Ini generasi yang menyedihkan untuk menganggap itu sebagai popularitas," tegasnya.
Di sisi lain, keputusan Fernanda ini mendapat dukungan dari ibu-ibu lainnya. Namun, banyak remaja menganggapnya sebagai ibu yang terlalu mengatur.
Sementara, Valentina atau Nina Rios mengungkap bahwa dirinya marah dengan keputusan tersebut.
Ia juga tidak tahu apakah dirinya akan kembali menggunakan media sosial.
"Aku jelas tidak senang. Aku cukup marah."
"Aku akan memilih (kapan kembali ke media sosial). Saat ini, aku tidak mau. Ini akan menjadi sesuatu yang menyulitkanku dan membuat situasi menjadi lebih parah," ungkap influencer 14 tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB