SuaraLampung.id - Sebanyak 250 personel yang bertugas di Polda Sumatera Selatan dan sejumlah satuan wilayah jajarannya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing karena terinfeksi Covid-19.
"Ratusan personel yang menjalani isoman itu dalam pengawasan Biddokes, menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar tidak menulari keluarga dan warga sekitar, mengonsumsi obat dan vitamin untuk pasien Covid-19," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri di sela kunjungan kerja ke PT Supreme Energi Rantau Dedap, Kabupaten Lahat, Jumat (30/7/2021).
Menurut dia, tingkat penularan virus corona akhir-akhir ini masih cukup tinggi, kondisi ini perlu diwaspadai dengan mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Penerapan prokes dan kegiatan yang dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19 diharapkan mendapat dukungan maksimal dari semua pihak dan lapisan masyarakat, termasuk karyawan PT Supreme Energi Rantau Dedap di Kabupaten Lahat.
Selain dengan kesadaran sendiri untuk melakukan isoman seperti yang dilakukan ratusan personel Polda sekarang ini, bagi masyarakat yang merasakan gejala terinfeksi Covid-19 diimbau melakukan 3T atau pemeriksaan dini/testing untuk mengetahui positif atau tidak.
Kalau hasil testingnya positif, perlu melakukan pelacakan (tracing) dan perawatan (treatment) dengan isolasi mandiri untuk gejala ringan dan gejala berat ke rumah sakit rujukan Covid-19.
Kewaspadaan tinggi perlu dilakukan, virus tersebut bisa berpotensi menular kepada siapa saja yang tidak menjalankan prokes dengan baik.
Jika satu orang terinfeksi, yang kontak akan dilacak (tracking) dan diperiksa apakah tertular atau tidak. Untuk pencegahan patuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun.
"Setiap zona merah, saya hadir dengan memberi semangat pada anggota saya, setiap hari juga saya zoom meeting pada anggota saya yang sakit untuk memberi mereka semangat agar lekas sembuh," ujarnya. (Antara)
Baca Juga: Minta Warga Isoman di Rumah Lapor RT, Wagub DKI: Perlu Ada Keterbukaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029
-
Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun
-
Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau
-
Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam