SuaraLampung.id - Penyidikan kasus korupsi Jalan Ir Sutami Ruas Tanjung Bintang-Sribawono jalan di tempat.
Sudah tiga bulan penyidik Polda Lampung belum juga menerima audit kerugian negara kasus korupsi Jalan Ir Sutami Ruas Tanjung Bintang-Sribawono.
Hingga kini, Tim Penyidik Polda Lampung masih terus menunggu hasil audit kerugian negara yang diduga mencapai Rp65 miliar.
Direktur Reserse Kriminal Polda Lampung Kombes Arie Rachman Nafarin mengatakan, hingga kini pihaknya masih mau meminta surat ke BPK RI.
"Kami masih menunggu audit dari BPK, apakah ada kerugian atau tidak karena BPK belum cek dan segala macam," kata Kombes Arie Rachman, Kamis (22/7/2021) dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Tak hanya kasus korupsi yang disiapkan, Polda Lampung akan menyiapkan pidana lainnya terhadap Komisaris PT. Usaha Remaja Mandiri (URM) Hengki Widodo alias Engsit.
Ada pun perkara tersebut, diantaranya ada kasus pertambangan ilegal dan dua perkara lain, yang masih belum dapat diungkapkan.
"Terkait pertambangannya juga masih dalam proses, Minggu lalu Engsit sudah dipanggil. Dalam pemeriksaan, Engsit hanya diam saja dan tidak mengungkap apapun," ujar Arie Rachman Nafarin.
Hingga kini Polda Lampung masih perlu melakukan pemeriksaan dari para ahli-ahli lingkungan dan ahli-ahli pidana.
Baca Juga: Demi Viewers, Oknum Guru Buat Video Hoaks Kerusuhan di Terminal Metro
Sebelumnya dalam dugaan korupsi Jalan Sutami ini, Polda Lampung menetapkan lima orang sebagai tersangka.
Ada pun kelima orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni BWU, HE, BHW, SHR, dan RS.
Dari kelima tersangka itu, dua diantaranya merupakan warga luar Provinsi Lampung, sedangkan tiga lainnya warga Bandar Lampung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Buron Setahun, Pencuri Berkedok Ninja Sarung Diringkus di Panjang
-
Curhat Pilu Bocah Kelas 4 SD di Lampung: Dicabuli Ayah Kandung Saat Ibu Mengadu Nasib di Taiwan
-
Rekam Jejak Bandit yang Menembak Mati Polisi di Lampung: Pernah Kabur dari RS Bhayangkara
-
Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena
-
Masalah Keluarga, Adik Hujamkan Pisau Garpu ke Kakak Kandung dan Istri di Tanggamus