SuaraLampung.id - Titik penyekatan di pintu keluar masuk Kota Bandar Lampung ditambah empat titik.
Empat titik penyekatan di Bandar Lampung itu berada di Jalan RA Basyid, Ratu Dibalau, Tugu Perahu (Sukarame) dan Posko TPU Lempasing.
Adanya penambahan empat titik penyekatan, maka total ada sembilan titik penyekatan di Bandar Lampung.
Sebelumnya sudah ada lima titik penyekatan di Bandar Lampung.
Yaitu di Rajabasa, Lematang, Panjang, Sukarame (pintu keluar tol Kota Baru), dan Kemiling.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya mengatakan dengan penambahan empat titik posko penyekatan total sekarang ada sembilan lokasi posko penyekatan kendaraan yang ingin masuk ke Kota Bandar Lampung.
"Penambahan empat titik posko penyekatan ini guna memperketat pelaksanaan PPKM Darurat dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat. Khususnya di Kota Bandar Lampung," kata dia, Jumat (16/7/2021) dilansir dari ANTARA.
Ia mengatakan, penyekatan berlangsung dilakukan hingga 20 Juli 2021.
Bagi masyarakat umum dan pekerja di sektor non-esensial masih dapat mengakses jalan tersebut mulai pukul 07.00 - 10.00 WIB.
Baca Juga: Lima Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Bandar Lampung, Ini Identitas Korban Tewas
“Setelah itu akses jalan menuju Bandar Lampung akan kita tutup total, jadi tidak ada lagi masuk ke kota ini," katanya.
Kapolresta berharap pengetatan PPKM Darurat ini mendapatkan dukungan dari semua kalangan masyarakat dan harus dipatuhi sehingga penyebaran COVID-19 di kota ini bisa dikurangi.
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Bandar Lampung, Kompol Arif Rahman Hakim Rambe, mengatakan penambahan empat titik posko penyekatan tersebut tidak lain guna meminimalisasi akses masuk ke kota ini selama pelaksanaan PPKM Darurat.
"Setelah dievaluasi sepertinya masyarakat masih bisa masuk ke Bandar Lampung melalui jalan-jalan kecil, maka kita tambah lagi dari lima sebelumnya yang sudah berdiri. Contonya di Jalan RA Basyid itu kita tutup karena di sana ada dua jalan tembus menuju Kota Bandar Lampung," kata dia. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah
-
Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit