SuaraLampung.id - Seorang wanita menangis usai dipecat dari pekerjaannya sebagai pegawai di bar dan restoran.
Wanita ini dipecat dari pekerjaannya karena masalah pakaian.
Si bos ternyata tidak suka wanita ini menggunakan baju seksi saat bekerja.
Alhasil wanita itu dipecat dari pekerjaannya.
Wanita ini pun curhat di akun TikTok dan viral di media sosial.
Semuanya berawal saat wanita bernama Vanessa Zavala itu berangkat kerja minggu lalu. Melansir The Sun, Vanessa bekerja di sebuah bar dan restoran dengan pegawai yang berpakaian cukup seksi.
Tidak heran jika hari itu Vanessa memilih untuk berangkat kerja mengenakan atasan crop top lengan panjang warna hitam yang chic. Sayang, rupanya baju itu dianggap melanggar dress code tempat kerja.
Vanessa sangat syok dan sedih ketika manajer memintanya pulang karena mengenakan baju seperti itu saat kerja. Ia kemudian meluapkan emosinya lewat sebuah unggahan TikTok.
"Aku bekerja di klub bar dan restoran di mana para wanita akan muncul di sana dengan memakai korset, atasan model lingerie untuk bekerja. Tapi bajuku, baju crop top lengan panjangku jelek dan tidak pantas," kata Vanessa Zavala sambil terisak dilansir The Sun, Jumat (9/7/2021).
Baca Juga: Pecat 8 Oknum Dishub Pelanggar PPKM Darurat, Anies: Ini Pelajaran Bagi Semuanya
Pada video terbarunya, Vanessa mengabarkan bahwa dirinya sudah dipecat. Seseorang diduga melaporkan unggahannya kepada pemilik restoran yang protes tentang pakaiannya.
"Aku berangkat kerja keesokan harinya dan semuanya baik-baik saja. Manajer memanggilku ke kantornya. Aku dipecat karena mengunggah TikTok yang mengungkapkan perasaanku meski aku tidak menyebutkan namanya. Sekarang aku miskin dan menganggur," tutur Vanessa.
"Seseorang pasti mengirim videoku ke pemilik (restoran) dan mereka seperti, 'Oke, meskipun dia tidak menyebutkan nama, meskipun dia bahkan tidak mengatakan hal buruk tentang restoran itu. Kita harus memecatnya karena dia membicarakan kita'," lanjutnya lagi.
Vanessa juga menambahkan bahwa pihak kantor tak memintanya menghapus video itu atau memberi peringatan sebelum memecat. Ia tetap merasa tidak bersalah karena tidak menjelekkan tempat kerjanya.
Cerita Vanessa pun menuai beragam komentar dari warganet di TikTok. Banyak yang mendoakan Vanessa mendapat pekerjaan baru yang lebih cocok, tapi ada juga yang berpihak ke bos Vanessa.
"Aku ikut prihatin. Aku berharap pekerjaan baru datang kepadamu, pekerjaan yang lebih cocok," harap seorang warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRI Hadirkan Inovasi untuk Diaspora, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
Bea Cukai Bakar 44 Juta Rokok Ilegal: Kerugian Negara Rp44 Miliar Terselamatkan
-
Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit
-
Perkuat Investasi Hijau dan Berkelanjutan, DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026
-
Siaga Dampak Kesehatan Gunung Anak Krakatau: 15 Daerah di Lampung Dibagi ke 5 Zona Rujukan