SuaraLampung.id - Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung melakukan tracing di Lapas Kelas IA Rajabasa, Bandar Lampung, Senin (24/5/2021). Tracing dilakukan setelah adanya 88 napi dan tiga pegawai lapas positif Covid-19.
Petugas Puskesmas Rajabasa Indah men tracing sebanyak 171 pegawai dan napi Lapas Rajabasa. Hasilnya enam orang napi dinyatakan Positif Covid-19.
"Tapi untuk siapa yang positif kita belum tahu karena masih bentuk nomor. Nanti, siang kita akan lanjutkan lagi untuk pemeriksaan sebanyak 160 Rapid Test Antigen dan mudah-mudahan sore ini selesai," kata Kepala UPT Puskesmas Rajabasa Indah, Sunarto, kepada Lampungpro.co--media jaringan Suara.com, Senin (24/5/2021).
Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung akan melakukan pemeriksaan sebanyak 400 alat Rapid Test Antigen kepada para pegawai lapas dan narapidana. Sebelumnya sebanyak 88 napi dinyatakan positif Covid-19.
Klaster baru Covid-19 muncul di Kota Bandar Lampung. Klaster Covid-19 itu berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Rajabasa, Bandar Lampung.
Munculnya klaster baru Covid-19 di Lapas Rajabasa Bandar Lampung ini setelah adanya 88 napi dan tiga pegawai lapas positif Covid-19. Di Lapas Rajabasa Bandar Lampung total warga binaan sekitar 1.014 dan 170 petugas.
"Hari ini kita akan mendapatkan bantuan sekitar 400 alat Rapid Test Antigen dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, dari 2.000 yang diajukan," kata Kepala Lapas Kelas IA Rajabasa, Maizar kepada Lampungpro.co--media jaringan Suara.com, Senin (24/5/2021).
Dia mengatakan permintaan 2.000 itu agar seluruh petugas dan warga binaan dapat diperiksa.
"Karena mereka ini kan tidak kelihatan lemas atau pingsan. Mereka ini rasanya sehat semua karena OTG (orang tanpa gejala, red) jadi terlihat sehat. Kalau semua diperiksa rasanya aman dan tahu siapa saja yang tertular," ucap Maizar.
Baca Juga: 88 Napi Lapas Rajabasa Positif Covid-19, Diduga Ini Sumber Penyebarannya
Dia menjelaskan kemungkinan penularan dari petugas dan makanan yang masuk saat pengiriman dari keluarga.
"Kami menduga penyebaran ini dari makanan dan petugas. Karena saat dicek kemarin, tiga petugas kami dinyatakan positif Covid-19 dan sekarang isolasi mandiri," terangnya.
Semua warga binaan yang positif terinfeksi sudah dikarantina di Blok B2. Total Lapas Kelas IA Rajabasa, Bandar Lampung memiliki 12 blok untuk menampung warga binaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
Terkini
-
Resahkan Penghuni Panti Asuhan Putri, Pelaku Teror Eksibisionis Diburu Polisi Sukarame
-
Detik-detik Mencekam Ibu Selamatkan Anak dari Gigitan Buaya di Way Semaka, Kaki Korban Robek 20 Cm
-
Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi
-
Transformasi Layanan Makin Kuat, BRI Boyong 36 Penghargaan di TBCCI 2026
-
Buntut Viral Uang Damai Rp600 Ribu, Seluruh Polantas Pos Payan Mas Kotabumi Diperiksa Propam