SuaraLampung.id - Acara halal bihalal yang digelar di Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka, Tanggamus, Sabtu (15/5/2021) dinihari tadi, dibubarkan paksa personel gabungan Polres Tanggamus, Kodim 0424 Tanggamus, dan Satgas Covid-19.
Acara halal bihalal itu digelar di rumah adat di Pekon Karang Agung, Semaka, Tanggamus, dengan menampilkan hiburan organ tunggal.
Acara ini pun menimbulkan kerumunan hingga akhirnya petugas gabungan turun tangan. Polisi menahan dan membawa 23 warga dan alat orgen tunggal ke Polres Tanggamus.
Pembubaran ini dipimpin Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya dan Dandim Letkol Inf. Arman Aris Sallo.
Menurut Kapolres sebelum pembubaran, Satgas Covid-19 yang terdiri dari Uspika dan instansi terkait berkoordinasi dengan kepala pekon, ketua adat Karang Agung dan ketua pelaksana kegiatan.
Pihaknya, menghimbau agar kegiatan dihentikan karena tidak sesuai dan bertentangan dengan himbauan Bupati Tanggamus terkait penyebaran dan penanganan Covid-19 yakni Surat Edaran Bupati Tanggamus poin lima.
Namun upaya persuasif awal oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Semaka tidak membuahkan hasil. Akhirnya dilakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Tanggamus guna mengambil langkah kebijakan.
Upaya persuasif agar kegiatan dapat dihentikan kembali dilakukan.
"Karena masih tidak membuahkan hasil, akhirnya pada pukul 01.30 Wib, Kapolres Tanggamus bersama Dandim 0424 Tanggamus mengambil langkah dan memerintahkan personil Polri dan TNI yang berada di lokasi agar melakukan upaya paksa pembubaran," kata AKBP Oni Prasetya, Sabtu (15/5/2021) pagi dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Baca Juga: Halal Bihalal Virtual, Mahfud Pastikan Perayaan Idul Fitri Berlangsung Aman
Sambungnya, dari hasil upaya paksa tersebut akhirnya diamankan belasan warga di lokasi. Selain itu juga turut diamankan sound system atau alat orgen tunggal milik Shila Music sebagai barang bukti dan narkoba jenis sabu.
Jumlah massa diperkirakan 800 orang dengan perkuatan personil gabungan yang dikerahkan sekitar 70 personel. Tidak ada korban dari pihak personel, baik dari personel Kodim maupun personel Polres. Namun satu warga kepala berdarah akibat lemparan batu yang dilakukan massa pada saat upaya pembubaran.
"Langkah upaya paksa pembubaran berjalan kondusif, sekitar pukul 02.30 WIB, massa membubarkan diri. Orang-orang yang diamankan saat ini sedang diperiksa dan test urine guna proses pidana lebih lanjut," tegasnya.
Kapolres menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi, orgen tunggal tersebut digelar dalam rangka acara halal bihalal dan acara bujang gadis di rumah adat Pekon Karang Agung oleh pemuda setempat.
"Kegiatan tersebut menyebabkan timbulnya kerumunan massa serta mengabaikan protokol kesehatan Covid-19, sehingga dilakukan pembubaran" jelasnya.
Kapolres menegaskan, terhadap sejumlah orang tersebut masih dalam proses penyelidikan, pemeriksaan test urine di Polres Tanggamus dan terhadap mereka yang terlibat baik terkait keramaian dan narkoba akan disidik hingga proses persidangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung