Ilustrasi Vokalis Band Deadsquad, Daniel Mardhany. Daniel Mardhany pernah menjadi pemuja setan. [Instagram/@possessedtomerch]
Daniel Mardhany mengaku tidak memiliki darah musik di keluarganya. "Keluarga gua ga ada basic musisi. Cuma music enthusias," katanya.
Salah satunya adalah Opa Daniel. Menurut dia, opanya menyukai musik absurd. Musiknya itu demennya piringan hitam juga sebelum dibakar rumahnya karena dianggap PKI," kata Daniel.
Daniel mengatakan, opanya adalah keturunan Tionghoa yang tinggal di Kudus, Jawa Tengah. Sehari-harinya sang opa menjalankan bisnis jual beli mobil.
Karena bisnisnya sukses ada orang yang tidak suka dan menyebar fitnah bahwa Opa Daniel adalah seorang komunis. Alhasil rumah Opa Daniel di Kudus dibakar sampai habis. "Difitnah karena persaingan bisnis," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dua Siswi SMP Bandar Lampung Terjebak Terapis Plus-Plus karena Iming-iming Gaji Jutaan
-
Aksi Bejat Pemulung: Cabuli Bocah 6 Tahun di Kamar Mandi Masjid Tanjung Senang
-
Modus Licin Penipuan Mobil Berkedok Harga Miring yang Menimpa Warga Pringsewu
-
Polisi Gerebek Tambang Ilegal di Baradatu, 26 Gram Emas Disita
-
Pabrik Cinta Palsu di Balik Jeruji: 137 Napi Rutan Kotabumi Menjerat 1.200 Korban