SuaraLampung.id - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandar Lampung berharap proses vaksinasi Covid-19 dipercepat hingga menjangkau masyarakat umum.
Percepatan vaksinasi Covid-19 ini, menurut Ketua IDI Cabang Bandar Lampung, dr Aditya M Biomed, penting agar herd immunity segera terbentuk.
"Ada kekhawatiran kalau prosesnya lama, sedangkan perkembangan mutasi virus ini cepat, ditakutkan pandemi ini akan semakin lama usai," kata Aditya M Biomed, Senin (15/3/2021) dilansir dari ANTARA.
Apalagi, lanjut dia, isu yang beredar varian baru Covid-19 dimana penyebarannya virus bisa lebih cepat dan masif sudah masuk ke Indonesia sehingga memang diperlukan langkah-langkah inovatif dari pemerintah.
Baca Juga: 170 Sekolah di Kabupaten Bogor Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
"Memang vaksinasi harus dipercepat prosesnya, sebelum virus Covid-19 dengan varian baru itu terlanjur menyerang masyarakat luas," katanya.
Menurut dia, berdasarkan informasi yang didapatnya bahwa vaksin Sinovac yang ada saat ini mampu melindungi masyarakat dari mutasi virus itu.
"Kabar baiknya, vaksin yang ada saat ini (Sinovac) bisa melindungi dari mutasi itu, cuma kita belum tahu itu benar atau tidak," kata dia.
Namun begitu, ia menyadari bahwa dalam proses mempercepat vaksinasi kepada masyarakat harus didukung stok vaksin dengan jumlah yang banyak, sedangkan sampai saat ini Indonesia masih mendapatkannya secara impor.
"Tapi kita harus menyadari vaksin ini sekarang kan barang impor yang mana jumlah dan sebagainya tidak tahu pasti. Cuma saya tidak tahu katanya Sinovac yang digadang-gadang mampu melindungi dari varian baru COVID-19 diganti dengan vaksin lainnya," kata dia.
Baca Juga: Apakah Konsumsi Vitamin C Dosis Tinggi Miliki Manfaat Bagi Tubuh?
Berita Terkait
-
Pasar Saham Indonesia Terjun Hebat, Lebih Parah dari IHSG Era Pandemi COVID-19?
-
Trump Sempat Telepon Presiden China Soal Asal-Usul COVID, Ini Kata Mantan Kepala CDC!
-
Survei: Milenial Rela Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Rumah Modern Minimalis
-
Trump Tarik AS dari WHO! Salahkan Penanganan COVID-19
-
Kronologi Dewi Soekarno Didenda Pengadilan Jepang Rp3 Miliar Gegara Pecat Karyawan
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Dari Mata Air Jadi Cuan, Kisah Sukses Desa Wunut Bangun Wisata Air Umbul Pelem
-
Ombak Maut: Remaja Hilang di Pantai Mandiri Pesisir Barat, Tim SAR Terus Berjuang
-
Pria Asal Bandar Lampung Nekat Bohongi Polisi! Alasannya Bikin Geleng-Geleng Kepala
-
Lebih dari 600 Ribu Kendaraan Padati Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Selama Lebaran 2025
-
Cara Unik Polisi di Lampung Bikin Nyaman Pemudik: Bagi Camilan dan BBM Gratis