SuaraLampung.id - Operasional sistem tilang elektronik atau Electronik Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kota Bandar Lampung masih dalam tahap uji coba.
Pihak Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung terus menyempurnakan sistem tilang elektronik ini agar bisa berjalan lancar saat mulai diterapkan pada 17 Maret 2021.
Terkini, pihak Satlantas Polresta Bandar Lampung memperbaharui database Elektronic Registration Identification (ERI) dari Korlantas Polri.
Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung AKP Rafly Yusuf Nugraha mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembaharuan database sejak Senin (8/3/2021). Ada pun tujuannya, untuk memaksimalkan fungsi ETLE sebelum nantinya dilaunching dan diterapkan pada 17 Maret 2021 mendatang.
"Pembaharuan data ini meliputi penginputan database ranmor dari luar Lampung. Sebab selama uji coba kemarin, kami belum dapat mengidentifikasi pelanggaran yang dilakukan kendaraan plat non Lampung. Jadi sekarang sudah tidak ada kendala, data plat luar selain BE itu sudah kami input ke server," kata AKP Rafly Yusuf Nugraha, Rabu (10/3/2021) dilansir dari Lampungpro.co---jaringan Suara.com.
Pembaharuan yang dilakukan teknisi Korlantas Polri ini, diyakini menjadikan perangkat ETLE di Bandar Lampung semakin maju dari sebelumnya. Terkait hasil evaluasi uji coba, semuanya sudah berjalan dengan lancar. Masyarakat juga sudah mulai memahami, bagaimana mekanisme dari ETLE itu sendiri.
"Kami tidak mengejar jumlah pelangaran, tapi bagaimana caranya agar mekanisme ETLE ini dipahami. Surat konfirmasi pelanggar yang tertangkap kamera ETLE, jiga sudah dikirim ke masing-masing para pelanggar," ujar Rafly.
Namun dirinya belum memastikan, apakah pelanggar tersebut sudah melakukan konfirmasi di pusat pantau atau Command Center Polresta Bandar Lampung. Hingga kini evaluasi tersebut masih dilakukan pihak jajaran Satlantas Polresta Bandar Lampung.
Baca Juga: 12 Polda Siap Terapkan Tilang Elektronik Skala Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong