SuaraLampung.id - Sejumlah guru di Kota Bandar Lampung mendapat vaksin Covid-19. Vaksinasi Covid-19 ini membuat para guru menaruh harapan besar.
Yaitu dimulainya proses pembelajaran tatap muka di Bandar Lampung. Seperti diutarakan Agus Bambang, seorang guru di Bandar Lampung, yang ikut vaksinasi Covid-19.
Agus Bambang ikut vaksinasi Covi-19 beberapa hari lalu. Saat divaksin Covid-19, Agus Bambang mengaku tidak merasakan efek samping.
Menurutnya, dengan diadakannya vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
"Ini menjadi suatu harapan dan sebagai salah satu bentuk langkah strategis untuk mempercepat pembelajaran tatap muka di sekolah, namun kita pun harus tetap memperhatikan zona risiko persebaran COVID-19 di wilayah," ujarnya dilansir dari ANTARA, Senin (8/3/2021).
Hal serupa juga dikatakan oleh salah seorang guru sekolah menengah pertama di Kota Bandar Lampung Ita.
"Semoga dengan diadakannya vaksinasi dapat membantu memutus mata rantai persebaran COVID-19, dan ada kesempatan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka," ujar Ita.
Ia menjelaskan pelaksanaan vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan di Kota Bandar Lampung telah mulai dilakukan sejak Kamis (4/3/2021), vaksinasi tersebut dilakukan sesuai lokasi sekolah berdasarkan kecamatan.
"Sudah lima hari sejak divaksinasi, kemarin vaksinasi dilakukan terpusat di satu titik perwakilan sekolah berdasarkan kecamatan, jadi untuk SMP akan terpusat di satu sekolah yang ditunjuk di satu kecamatan tersebut, dan untuk SD, PAUD berbeda lagi, semua antusias ikut serta," katanya lagi.
Baca Juga: Usai 1 Orang Meninggal Dunia, Austria Tangguhkan Vaksin AstraZeneca
Dia mengatakan dilakukannya vaksinasi COVID-19 tersebut mengembalikan harapan pada tenaga pendidik untuk mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang aman.
"Setidaknya ini jadi harapan baru bagi guru dan siswa untuk diadakan pembelajaran tatap muka di masa mendatang," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 23 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Salat Isya
-
Polisi Kepung Jalur Pelarian, Satu Tahanan Polres Way Kanan Diciduk di Hutan
-
Keluarga Pasien Kecewa, Jenazah Sempat Terhenti di Pinggir Jalan Akibat Ambulans Rusak
-
Bagaimana Cara Hindari Penipuan Pakai File APK? Pakar: Perbaharui Keamanan pada Perangkat
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan