SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi Lampung mengusulkan tiga proyek prioritas dibiayai APBN. Tiga proyek prioritas itu untuk mendukung proyek utama.
Usulan ini diajukan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat rapat koordinasi dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 secara virtual di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (23/2/2021).
Rakor dipimpin oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan diikuti oleh beberapa provinsi di Tanah Air.
Dilansir dari Antara, Arinal menyebutkan, usulan pertama revitalisasi kawasan tambak Dipasena berupa perbaikan jalan nasional ruas Simpang Penawar -Rawajitu dengan sumber dana dari APBN. Status perkembangan preservasi jalan Simpang Penawar - Gedong Aji Baru - Rawajitu.
Kedua revitalisasi kawasan tambak Dipasena: rehabilitasi saluran tambak, pengadaan alat, dan pengadaan alat berat dengan sumber dana dari bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Status perkembangan perlu identifikasi lokasi atau kabupaten prioritas dan kegiatan prioritas untuk klaster udang.
Ketiga Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Lampung berupa pembangunan sarana dan prasarana SPAM regional dengan sumber dana dari APBN. Status perkembangan pembangunan JDU SPAM Bandar Lampung.
Adapun hasil pembahasan Pra-Rakorgub 2021 yaitu pembangunan dan peningkatan SPAM; akselerasi replanting dan penerapan Good Agricultural Practice (GAP) sawit rakyat; serta fasilitasi promosi penanaman modal daerah di dalam dan luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi
-
Kesehatan Jadi Penghalang, 15 Jemaah Calon Haji Lampung Terpaksa Tunda Keberangkatan
-
Jaringan BRILink Agen Makin Luas, Layani Transaksi Keuangan di Ribuan Desa
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Bantu Jutaan Nasabah Tumbuh dan Naik Kelas Secara Berkelanjutan
-
Pulang dari Pantai Bidadari, 3 Pemuda Diadang Komplotan Begal di Tanggamus