SuaraLampung.id - Beberapa tenaga kesehatan (nakes) di pulau terluar Provinsi Lampung ada yang sudah mendapat vaksinasi Covid-19. Namun ada juga yang belum mendapat vaksinasi karena beberapa kendala.
Sejumlah tenaga kesehatan yang belum mendapat vaksinasi Covid-19 ada di Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat Tedi Zadmiko mengatakan, di Pulau Pisang total ada 33 orang tenaga kesehatan yang menerima vaksinasi COVID-19.
Para tenaga kesehatan itu mendapat vaksinasi langsung di pulau. "Namun ada beberapa yang belum melaksanakan karena beberapa hari badai dan ada tenaga kesehatan yang tinggal di seberang pulau," ujar Tedi Zadmiko.
Ia mengatakan beberapa vial vaksin COVID-19 dibawa menaiki "jukung" atau kapal kayu menggunakan peti pendingin vaksin menuju Pulau Pisang.
"Kita tetap jaga rantai dinginnya saat menaiki jukung menggunakan peti pendingin vaksin dan di pulau pun sudah dialiri listrik jadi tidak ada kendala dalam pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Pulau Pisang," ujarnya lagi.
Selain di Pulau Pisang, nakes di Pulau Tabuan juga sudah mendapat vaksinasi Covid-19.
"Untuk di Pulau Tabuan kita memiliki lima orang tenaga kesehatan dan empat diantaranya telah melaksanakan vaksinasi COVID-19 dosis pertama tanpa ada kendala," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, Taman Prasi, Kamis (18/2/2021) dilansir dari Antara.
Ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi bagi kelima tenaga kesehatan tersebut dilakukan di puskesmas terdekat.
Baca Juga: Bocah Penjual Nasi Goreng di Lampung Viral, Aksinya Bak Koki Berpengalaman
"Vaksin COVID-19 tidak kita bawa ke pulau untuk menjaga rantai dingin serta mengantisipasi adanya kejadian ikutan paska imunisasi, namun kelima tenaga kesehatan yang ada di pulau menuju ke darat untuk menerima vaksin," katanya.
Menurutnya, hari ini empat orang dari total lima tenaga kesehatan hari ini akan menerima vaksinasi dosis kedua.
"Seorang tenaga kesehatan belum bisa di vaksin karena hipertensi, namun empat orang lainnya bila tidak ada badai hari ini melaksanakan vaksinasi dosis kedua, sebab semua tenaga kesehatan tersebut setelah melakukan vaksinasi langsung kembali ke pulau menggunakan kapal," ucapnya.
Ia menjelaskan selain di Pulau Tabuan ada pula sejumlah daerah seperti Way Nipah yang memiliki akses yang cukup sulit dijangkau.
"Di Way Nipah ada 8 desa yang cukup sulit aksesnya, dan ada dua Puskesmas pembantu yakni Puskesmas Kaurgading serta Tirom dengan 11 tenaga kesehatan, dan semua tenaga kesehatan sudah melaksanakan vaksinasi dosis pertama," ujarnya.
Menurutnya, meski kendala akses jalan yang cukup sulit secara keseluruhan proses vaksinasi bagi tenaga kesehatan hingga ke pulau terluar ataupun daerah terpencil dapat terlaksana dengan baik. "Semua terlaksana dengan baik tanpa ada kendala ataupun efek samping," katanya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Sebulan Menghirup Udara Bebas: Bedu Kembali Masuk Bui Usai Gasak Motor di Ponpes Kotabumi
-
Tragedi di Kebun Abung Semuli: Jilbab Robek Disabet Badik, Begal Sadis Ini Akhirnya Tumbang
-
Kepulangan Ibu yang Berujung Tangis: Sang Anak Dihabisi Masa Depannya di Kandang Kambing
-
BRI: Srikandi Pertiwi Diharapkan Dapat Perkuat Semangat Perempuan untuk Terus Berkembang
-
Ditangkap di Rajabasa, Jejak Kelam Pencuri Motor yang Tukar Hasil Kejahatan dengan Sabu