SuaraLampung.id - Satu orang terduga pencuri tewas dihakimi massa di Jalan Ratu Prawira Negara Kampung Batu Serampok, Kelurahan Srengsem, Kecamata Panjang, Bandar Lampung, Kamis (14/2/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.
Terduga pencuri yang tewas dihakimi massa diketahui bernama Iyan alias Cendol (35), warga Kampung Fery, Kelurahan Karang Maritim, Panjang.
Iyan beraksi bersama rekannya bernama Wanto (35), warga Merbau Mataram, Lampung Selatan. Kondisi Wanto dikabarkan kritis di rumah sakit.
Informasi yang didapat Suaralampung.id, kedua terduga pencuri ini melakukan pencurian di rumah warga bernama Rahmad sekitar pukul 03.00 WIB.
Aksi Iyan dan Wanto ini kepergok warga. Warga berteriak maling. Mendengar teriakan maling, salah satu terduga pencuri mengeluarkan senjata tajam jenis pisau.
Tersangka ini secara membabi buta melayangkan pisaunya ke arah warga. Insiden ini mengundang massa datang lebih banyak. Alhasil kedua terduga pencuri ini dihakimi massa.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Abu Krakatau Serang Lampung, Kasus ISPA di Tanggamus Langsung Melonjak
-
Darurat Abu Krakatau: 29 Pesawat di Bandara Radin Inten II Gagal Terbang
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau Mereda: Polisi Tetap Perketat Patroli Laut
-
Modus Takedown Berita, Pria Mengaku Wartawan di Pesawaran Terjaring OTT saat Peras Kades
-
Lengah Karena Terima Telepon, Pria di Bandar Lampung Tewas Disambar Kereta Api