SuaraLampung.id - Sebanyak 38 warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung, mendapatkan asimilasi. Pemberian asimilasi ini dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran wabah COVID-19.
Sebanyak 38 warga binaan yang mendapatkan asimilasi tersebut di antaranya 22 orang dari perkara narkotika dan 16 orang dari perkara pidana umum.
Pemberian asimilasi terhadap 38 warga binaan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.32 Tahun 2020 tentang syarat dan tata cara pemberian asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat.
"Hari ini kita telah pulangkan 38 warga binaan yang sudah berdasarkan syarat asimilasi," kata Kasubsi Administrasi Perawatan Rutan Kelas I Bandarlampung, Ardeli Permata, Jumat (5/2/2021) dilansir dari Antara.
"Sebanyak 38 warga binaan tersebut 33 orang di bawah bimbingan Bapas Bandar Lampung, tiga orang Bapas Metro, satu orang Bapas Pringsewu, dan satu orang Bapas Kotabumi," kata dia.
Ardeli menambahkan untuk seluruh warga binaan yang mendapatkan asimilasi tersebut telah di pulangkan ke rumahnya masing-masing. Mereka dijemput oleh keluarganya yang menunggu di depan halaman Rutan.
"Kita sengaja minta keluarga warga binaan menunggu di luar. Hal itu kita lakukan agar mencegah penularan wabah COVID-19," kata dia lagi.
Ia berharap kepada warga binaan yang mendapatkan asimilasi dapat melanjutkan kehidupan yang lebih baik lagi. Tidak melakukan pelanggaran hukum sehingga tidak kembali masuk.
"Mudah-mudahan apa yang telah dipelajari di Rutan, mereka bisa menerapkan di luar. Sehingga mereka bisa sukses dan bisa menjalankan hidup lebih baik dengan keluarganya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan
-
Anggaran Wisata Religi Bandar Lampung jadi Sorotan BPK
-
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Semrawut yang Merusak Estetika Kota