SuaraLampung.id - Akhmad Sahal, Intelektual Muda NU, tersinggung dengan cuitan Sudjiwo Tedjo mengenai Harun Yahya.
Akhmad Sahal tak terima karena Sudjiwo Tedjo menyebut orang yang mengolok-olok Harun Yahya bukan laki-laki sejati.
Cuitan Sudjiwo Tedjo ini membuat Akhmad Sahal berang. Sahal langsung menyerang akun Twitter Sudjiwo Tedjo.
Ini berawal dari cuitan Sudjiwo Tedjo mengenai Harun Yahya.
Sudjiwo Tedjo merespons ramainya orang Indonesia mengolok-olok Harun Yahya yang divonis 1.075 tahun penjara.
Sudjiwo Tedjo tak mau terbawa arus ikut mengolok-olok Harun Yahya.
Ia beralasan orang yang dipidana itu sudah berat hidupnya sehingga tak perlu ditambahi dengan olok-olok.
Bagi Sudjiwo Tedjo, orang yang mengolok-olok orang yang dipidana bukanlah lelaki.
Menurut dia, lelaki sejati adalah mengolok-olok orang yang harusnya dipenjara tapi tidak dipenjara.
Baca Juga: Gus Sahal: Dai Seleb Harun Yahya Banyak Fans di Indonesia, Padahal Kriminal
"“Kok gak ikut ngolok2 Harun Yahya?” “Lelaki gak ngolok2 yg ud dipidana. Dipidana itu ud berat bagi ybs & keluarganya. Nggak usah ditambah2i olok2 kita.” “Jadi kita gak boleh olok2?” “Kalau terpaksa hrs olok2, lakik sejati tuh cm ngolok2 yg harusnya dipenjara tp tak dipenjara.” cuit Sudjiwo Tedjo.
Kicauan Sudjiwo Tedjo ini mendapat respons dari Akhmad Sahal. Sahal tidak sependapat dengan Sudjiwo Tedjo.
Sahal bahkan menuding Sudjiwo Tedjo hanya cari aman dari kicauannya itu.
"Harun Yahya hrs diblejetin bobroknya, agar pubik ga gampang terkecoh dan mudah dibodohi orang macam dia dan fansnya. Ga mau ngolok2 Harun Yahya silakan. Tp menyebut pengecam Harun Yahya sbg ga laki2 itu justru congkak. Ngrasa lebih bermoral, pdhl jgn2 cuma cari aman," cuit Sahal.
Menurut Sahal, cuitan Sudjiwo Tedjo itu mengesankan dirinya rendah hati padahal aslinya tinggi hati.
Adnan Oktar, pendakwah dan penulis buku-buku Islam, yang dikenal dengan nama Harun Yahya, dijatuhi hukuman penjara 1.075 tahun dan setelah dinyatakan bersalah dalam kasus kejahatan seksual.
Vonis ini dikeluarkan oleh pengadilan di Istanbul, Turki, hari Senin (11/01/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dendam di Balik Aib yang Terbongkar: Pria di Lampung Tengah Tikam Mantan Istri karena Sakit Hati
-
Kelancaran Haji 2026 Didukung BRI, Distribusi Living Cost SAR Menjangkau 152,49 Juta
-
Mulai Investasi Emas Lebih Ringan, Cicil di BRImo dan Raih Cashback Hingga Ratusan Ribu
-
Tragedi Tengah Malam di Kurungan Nyawa: Evakuasi Dramatis 3 Korban Usai Vario Hantam Truk
-
Ada Lensa di Balik Dinding: Aksi Bejat Penjual Gorengan Rekam Tetangga Mandi di Balam