"Lain kalau dana itu diperoleh dari konglomerat, dari partai, dari cukong maka tidak ada protes. Tapi karena dana itu origin datang dari persediaan terakhir dari emak-emak ini menyakitkan. Karena itu pertaruhan moral sebetulnya," ucapnya.
Rocky Gerung menyamakan hal ini dengan investor bodong yang menjanjikan profit nyari konsumen tiba-tiba dia bawa kabur uangnya.
"Sama persis. Problem moralnya sama merasa ditipu," tukas Rocky.
Rocky Gerung tidak mempermasalahkan jumlah yang yang dituntut emak-emak untuk dikembalikan, karena menurutnya itu hanyalah simbol.
"Bukan soal jumlah, ini soal share terhadap demokrasi, share terhadap humanity, share terhadap justice. Ini akan diingat sejarah bahwa Indonesia pernah punya motif sangat kuat untuk menghasilkan politik bersih," sambungnya.
Rocky mengaku tahu apa yang dirasakan kaum emak-emak itu setelah melihat tokoh yang didukungnya malah ikut bergabung ke kubu musuh.
"Ada juga emak-emak yang kumpulkan uang Rp 100 ribu,Rp 50 ribu di seluruh Indonesia. Itu akhirnya menjadi kekecewaan. Kekecewaan itu betul-betul datang dari nurani yang tergores yang dilukai oleh janji. Itu sebetulnya semangat inti demokrasi seperti itu, tuturnya.
Menurut Rocky, mereka ingin agar supaya kekuasaan itu diadili dengan akal dan moral.
"Emak-emak ini adalah pengadilan akal dan moral. Jadi inilah pengadilan akhir tahun yang akan memutuskan dan telah diputuskan ada pembohong di dalam pilpres kemarin sama seperti investasi bodong," ucap Rocky Gerung.
Baca Juga: Daftar Legenda Eropa Meninggal Dunia di 2020, Salah Satunya Mentor Messi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Hantaman Maut Kapal Kargo di Perairan Kalianda: Tim SAR Sisir Laut Cari Nelayan yang Hilang
-
KM Bima Suci Tenggelam Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Kalianda, 1 Nelayan Hilang
-
Bocah Autis di Pringsewu Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kolam Ikan Sejauh 1,5 Km dari Rumah
-
Kakek 77 Tahun di Way Kanan Tega Lecehkan Bocah SD, Bermodus Iming-iming Permen
-
Misteri Avanza di Lintas Timur Mesuji: Polisi Temukan Senpi FN dan Amunisi di Bawah Jok