SuaraLampung.id - Pengamat Politik Rocky Gerung menyatakan ada pengadilan akhir tahun politik dari kelompok emak-emak.
Pengadilan akhir tahun ini menurut Rocky Gerung telah memutuskan adanya pembohong di pilpres 2019 lalu.
Siapakah orang yang diputuskan berbohong oleh pengadilan akhir tahun dari kaum emak-emak?
Rocky Gerung menanggapi soal bergabungnya Sandiaga Uno dalam pemerintahan Jokowi.
Keputusan Sandiaga Uno menerima tawaran menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengundang reaksi negatif dari para pendukungnya.
Di media sosial tersebar undangan webinar dari pendukung Prabowo-Sandi pada pilpres lalu. Undangan itu mengatasnamakan Aliansi Rakyat Terbohongi Capres-Cawapres.
Undangan itu mengajak eks relawan Prabowo-Sandi terutama kaum emak-emak untuk menuntut kepada Prabowo-Sandi mengembalikan uang sumbangan dana kampanye bagi pasangan Prabowo-Sandi.
Undangan konsolidasi itu rencananya akan digelar secara virtual lewat aplikasi Zoom pada 2 Januari 2021.
Bagi Rocky Gerung, hal ini adalah fenomena menarik.
Baca Juga: Daftar Legenda Eropa Meninggal Dunia di 2020, Salah Satunya Mentor Messi
"Bahwa Indonesia punya kecambah untuk menghasilkan politik yang bermutu. Yaitu orang menuntut konsistensi dari orang penjanji investasi," ujar Rocky Gerung dilansir Suaralampung.id dari YouTube Rocky Gerung Official berjudul "PENDUKUNG PRABOWO-SANDI TERTIPU INVESTASI POLITIK BODONG".
Sebagaimana diketahui saat pilpres 2019, pasangan Prabowo-Sandi banyak didukung emak-emak.
Emak-emak itu sampai rela menyisihkan uangnya demi kemenangan Prabowo-Sandi.
"SAya anggap bahwa politik emak-emak dulu itu datang dengan yang disebut voluntarisme at all cost. Jadi betul-betul dompet mereka disisihkan yang hak anaknya untuk jajan untuk Prabowo-Sandi," ujar Rocky Gerung.
Menurut dia, fenomena emak-emak menyumbang dana kampanye bukan hal main-main.
Karena itu ketika pasangan Prabowo-Sandi malah memilih bergabung dengan pemerintah, membuat perasaan emak-emak ini tersakiti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong