Lengah Karena Terima Telepon, Pria di Bandar Lampung Tewas Disambar Kereta Api

Pria berusia 28 tahun berinisial D tewas tertabrak kereta api penumpang di Jalan Bumi Manti, Bandar Lampung

Wakos Reza Gautama
Senin, 07 September 2026 | 10:42 WIB
Lengah Karena Terima Telepon, Pria di Bandar Lampung Tewas Disambar Kereta Api
Seorang pria berinisial D (28) tewas setelah tertabrak kereta api penumpang di perlintasan Jalan Bumi Manti, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026) malam. [Dok Humas Polresta Bandar Lampung]
Baca 10 detik
  • Pria berusia 28 tahun berinisial D tewas tertabrak kereta api penumpang di Jalan Bumi Manti, Bandar Lampung, pada Minggu malam.
  • Korban tersambar kereta karena berjalan paling belakang sambil menerima panggilan telepon sehingga tidak menyadari kedatangan kereta dari arah utara.
  • Jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Moeloek setelah mengalami luka parah akibat benturan keras dengan kereta.

SuaraLampung.id - Minggu malam (6/9/2026), sekitar pukul 19.00 WIB, suasana di sekitar Jalan Bumi Manti, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, mendadak mencekam.

Rencana tiga sekawan untuk mencari makan malam di sekitar Masjid Ar Raudhoh berakhir dengan duka mendalam setelah nyawa salah satu dari mereka terenggut di atas rel baja.

D (28), pria malang tersebut, harus mengembuskan napas terakhir setelah dihantam kereta api penumpang di perlintasan JPL 13.

Sebuah kecerobohan kecil berbuah fatal. Dia diduga terlalu asyik dengan telepon selulernya saat melintasi jalur maut tersebut.

Baca Juga:Waspada ISPA! Pemkot Bandar Lampung Siagakan Layanan Kesehatan Akibat Erupsi GAK

Malam itu, D berjalan bersama dua rekannya, Richard Maulana dan Yean Pratama. Kedua temannya sudah lebih dulu melangkah menyeberangi rel. D berada paling belakang, langkahnya tertinggal karena sebuah panggilan telepon yang ia terima.

Diduga fokusnya terisap sepenuhnya ke dalam layar ponsel, D tak menyadari raungan mesin dan getaran rel dari arah utara.

Dalam hitungan detik, kereta api penumpang yang melaju kencang menyambar tubuhnya. Benturan keras itu terpental sejauh lima meter.

"Korban saat itu bersama dua rekannya hendak makan. Saat melintasi rel, korban berada paling belakang dan diduga sedang menerima panggilan telepon," ujar Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono.

Petugas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi tubuh D ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM). Namun, luka yang terlalu parah membuat nyawanya tak tertolong.

Baca Juga:Bandar Lampung Berselimut Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Gunakan Masker

Kini, pihak kepolisian masih mendalami detail kejadian, termasuk memeriksa tingkat kebisingan di sekitar lokasi saat tragedi itu terjadi.

AKP Ono Karyono mewanti-wanti masyarakat agar tidak pernah lengah, terutama di perlintasan kereta api.

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika melintasi rel. Jangan menggunakan telepon atau melakukan aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi. Pastikan jalur benar-benar aman sebelum melintas," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini