Misteri Kematian Rubado: Gajah TN Way Kambas Kelima yang Mati di 2024

pada anak gajah yang mati tersebut juga ditemukan krepitasi paru-paru positif

Wakos Reza Gautama
Kamis, 05 Desember 2024 | 13:34 WIB
Misteri Kematian Rubado: Gajah TN Way Kambas Kelima yang Mati di 2024
Anak gajah ditemukan mati di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Minggu (1/12/2024). TNWK membeberkan hasil pengamatan visual atau nekropsi jaringan secara inspeksi [ANTARA]

SuaraLampung.id - Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung menjelaskan hasil pengamatan visual atau nekropsi jaringan secara inspeksi terhadap kematian anak gajah jinak bernama Rubado.

Juru Bicara TNWK Sukatmoko mengatakan, hasil nekropsi jaringan secara inspeksi/pengamatan visual (makroskopis) dan palpasi (perabaan) ditemukan, pendarahan pada bagian anus, konjungtiva kemerahan.

Ia menjelaskan pada anak gajah yang mati tersebut juga ditemukan krepitasi paru-paru positif namun berwarna kehitaman, sedangkan uji apung positif. Cairan pada abdomen (jumlah sedikit) berwarna kemerahan.

"Lobus hepar dengan tepi yang tumpul. terdapat krepitasi pada bagian ventralnya. Usia kematian diperkirakan adalah 3-5 jam," kata dia.

Baca Juga:Pagi Digembalakan di Savana, Sore Anak Gajah Ditemukan Mati di TNWK

Sukatmoko menjelaskan kematian anak gajah ini diduga akibat shock hipovolemic saat kecacingan (Paramphistomum dan Hoook worm).

"Kami juga menemukan adanya respons radang dengan munculnya kemerahan pada saluran pencernaan, ptechie pada konjungtiva, dan juga usia gajah yang masih muda maka perlu dilakukan juga pemeriksaan terhadap kemungkinan kejadian EEHV. EEHV dapat menyebabkan kondisi hilangnya banyak cairan akibat terjadinya pendarahan," kata dia.

Pihaknya melakukan diagnosa banding dengan penyakit serupa hepatitis, hel lminthiasis, dan EEHV.

"Untuk diagnosa final terkait kematian Rubado kami menunggu hasil laboratorium selesai. Sementara itu gading gajah dikirim ke Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik (KKH-SG)," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, anak gajah jinak yang diberi nama Rubado berumur 6,5 tahun ditemukan mati pada Minggu (1/12/2024) di ERU Braja Harjosari. 

Baca Juga:Gajah Liar Obrak-Abrik Makam di Lampung Barat, Warga Geger

Sukatmoko mengatakan bahwa gajah jinak berjenis kelamin jantan tersebut ditemukan mati di lokasi Savana wilayah Resort Kuala Penet, Seksi Wilayah III.

Sukatmoko menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dan laporan yang didapat, gajah bernama Rubado dan ibunya Meli digembalakan di Savana pada pagi hari namun sore ditemukan mati.

"Jadi ketika kedua gajah tersebut akan diambil. Anak gajah tersebut sudah mati," kata Sukatmoko.

Dia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mencari tahu penyakit yang diderita oleh anak gajah tersebut dengan mengirimkan sampel ke laboratorium.

"Untuk jenis penyakitnya apa, kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang akan keluar sekitar 2 minggu," katanya.

Kematian gajah Rubado ini menambah panjang daftar gajah mati di TNWK di tahun 2024 ini. Sebelumnya saja sudah ada empat gajah yang mati di TNWK. Hingga kini belum diketahui penyebab kematian gajah-gajah itu. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak