Walaupun ada saksi mengklaim melihat harimau, Ponijan menyatakan timnya masih ragu karena hanya satu yang melihat keberadaan hewan buas tersebut.
"Kami masih perlu melakukan investigasi lebih lanjut. Namun, kami tetap menghargai keterangan saksi tersebut," ujar Ponijan.
Sementara, Kepala Pekon (Kakon) Gunung Doh, Muzakir meminta warga waspada dan berhati-hati saat berkebun. Menurutnya, apa yang dilaporkan petani jagung itu masih diselidiki tim ahli dari Polhut, BKSDA dan aparat TNI/Polri.
"Berdasarkan hasil kroscek sementara ini, tim ahli yang ke lokasi tidak menemukan ada tapak harimau," ujar Muzakir.
Baca Juga:Asyik Mandi di Sungai Way Rilau, Pria Ini Tiba-tiba Diserang Buaya
Diakui Muzakir, sebelumnya ada juga petani perempuan mengaku bertemu harimau.
"Kemarin juga ada satu perempuan yang melihat harimau. Saat itu mereka jalan dari kebun berlima tapi yang melihat harimau hanya satu orang. Setelah diselidiki ternyata jejak kaki kemungkinan besar beruang," kata dia
Dia meminta warga tetap tenang dan tidak panik dengan adanya informasi harimau masuk ke perkebunan warga.
"Untuk keberadaan harimau di kebun jagung itu saat ini belum jelas, karena belum ada juga kejelasan dari tim ahli," ujar Muzakir.
Baca Juga:2 Warga Lampung Barat Tewas Diterkam Harimau, BKSDA Ambil Langkah Ini