Tangisan Sarwo Edhie Pecah di Hari Penemuan Jenazah Ahmad Yani di Lubang Buaya

Bagi Sarwo Edhie, Ahmad Yani lebih dari sekadar sahabat. Sarwo sangat mengagumi sosok Yani

Wakos Reza Gautama
Selasa, 12 September 2023 | 08:10 WIB
Tangisan Sarwo Edhie Pecah di Hari Penemuan Jenazah Ahmad Yani di Lubang Buaya
Ilustrasi Sarwo Edhie dan Ahmad Yani. [wikipedia]

Anggota itu memberitahu apa yang sebenarnya terjadi. Mengetahui kondisi sebenarnya, Sarwo melepas Herman Sarens dan segera menemui Suharto.

Mereka merencanakan penyerangan ke kantor RRI dan Telkom yang diduduki pasukan Letkol Untung. Setelah itu Sarwo Edhie menyempatkan diri pulang ke rumah saat larut malam.

Sampai akhirnya ditemukan jenazah Ahmad Yani di dalam sebuah sumur tua di daerah Lubang Buaya. Selain Ahmad Yani, di sumur itu juga ditemukan jenazah enam jenderal dan satu perwira pertama.

Di rumah, Sarwo Edhie memandangi foto Ahmad Yani yang ada di atas buffet dengan mata berkaca-kaca. Lama Sarwo memandangi foto sahabatnya itu dengan mata yang kian basah.

Baca Juga:Sedang Latihan Tempur, Ahmad Yani Malah Pergi Cari Kopi

Ia lalu mengambil bunga dan meletakkannya di sekitar foto Ahmad Yani. Sarwo Edhie sangat terpukul mengetahui sahabat karibnya gugur.

Bagi Sarwo, Yani lebih dari sekadar sahabat. Sarwo sangat mengagumi sosok Yani. Baginya Yani adalah panutan dalam dunia militer. Sarwo menganggap Yani sudah seperti saudara sendiri.

Itulah mengapa Sarwo meletakkan foto Yani diantara foto-foto keluarganya di rumah. Soeharto lalu memerintahkan Sarwo Edhie untuk menumpas PKI di Jawa Tengah. Berangkatlah Sarwo Edhie menunaikan tugasnya menumpas PKI di Jawa Tengah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak